Alishter dan DPKP Kabupaten Tangerang Gelar Pelatihan Herbisida Terbatas

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Sabtu, 4 November 2023 | 21:05 WIB
Alishter, sebuah aliansi yang terdiri dari berbagai pemangku kepentingan terkait penggunaan herbisida
Alishter, sebuah aliansi yang terdiri dari berbagai pemangku kepentingan terkait penggunaan herbisida

Kabupaten Tangerang, bidiktangsel.com - Alishter, sebuah aliansi yang terdiri dari berbagai pemangku kepentingan terkait penggunaan herbisida, bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang menggelar pelatihan herbisida terbatas kepada sejumlah petani di BPP Pertanian Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, pada tanggal 3 November 2023.

Pelatihan tersebut diikuti oleh 100 petani yang berasal dari berbagai desa di Kecamatan Kronjo. Pelatihan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam menggunakan herbisida parakuat diklorida secara benar dan bijaksana, serta untuk meningkatkan pengetahuan dalam upaya meminimalkan dampak negatifnya terhadap lingkungan.

Baca Juga: Dinkes Kabupaten Tangerang Antisipasi Cacar Monyet

Ketua Alishter Pusat, Mulyadi Benteng, mengatakan bahwa pelatihan tersebut merupakan wujud kepatuhan Alishter terhadap Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 43 Tahun 2019 tentang Penggunaan Produk Perlindungan Tanaman Berbahan Aktif Parakuat Diklorida.

"Kami berharap petani dapat saling belajar bagaimana cara menggunakan pestisida dengan baik dan bijaksana untuk meminimalisir dampak negatifnya,” kata Mulyadi.

Materi pelatihan yang disampaikan mencakup peraturan, label, limbah, penyimpanan, pencegahan keracunan, serta teori dan praktik penyemprotan yang aman dan efektif. Di akhir acara, Alishter dan DPKP Kabupaten Tangerang memberikan Surat Keterangan Pelatihan kepada petani yang hadir.

Baca Juga: Pj Bupati Tangerang Kunjungi PT Ching Luh Indonesia, Pastikan Hubungan Industrial Terus Berjalan

Kepala DPKP Kabupaten Tangerang, Asep Jatnika Sutrisno, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan pelatihan tersebut. Menurutnya, pelatihan ini dinilai cukup penting bagi keberlangsungan petani dan lingkungan.

"Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan bekal kemampuan kepada 100 orang petani sebagai peserta pelatihan agar dapat menggunakan pestisida yang benar-benar terbatas," ujar Asep.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Sumber: Diskominfo Kab Tangerang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X