Tangerang, bidiktangsel.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) mulai memasuki tahap awal dalam penyusunan Rancangan Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045.
Untuk itu, Pemkot Tangerang menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkot Tangerang bersama seluruh stakeholder di Kota Tangerang.
Kepala Bappeda, Decky Priambodo mengatakan, FGD ini bertujuan untuk mendengarkan berbagai masukan dari berbagai stakeholders di Kota Tangerang.
Baca Juga: Kota Tangerang Raih Penghargaan Kota Aman Pangan Terbaik ke 3
"Ini adalah salah satu proses siklus perencanaan pembangunan daerah. Tahapan ini juga rangkaian dari sebelumnya sudah terbentuk rencana teknokratis yang sudah disepakati dan dikolaborasikan oleh seluruh OPD. Jadi, FGD ini menggabungkan hasil dari perencanaan teknokratis dan perencanaan dari bottom-up. Sehingga, kami mendapatkan masukan yang komperhensif dari stakeholders yang memang kami butuhkan," ungkap Decky, Kamis (19/10/23) di Aula Hotel d'prima.
Dicky melanjutkan, yang menjadi evaluasi isu strategis dalam perencanaan pembangunan di Kota Tangerang ada lima poin.
Poin-poin tersebut adalah daya saing sumber daya manusia, daya saing perekonomian, kualitas lingkungan hidup, daya saing infrastruktur kota, dan kelima tata kelola pemerintahan yang baik.
Baca Juga: Inara AI Aplikasi Chat dengan Artis Inara Rusli, Viral di Medsos
"Salah satu yang menjadi target utama RPJP Nasional adalah mencapai Indonesia Emas 2045. Visi tersebut juga diturunkan ke tingkat Provinsi dan ke tingkat Kabupaten/Kota. Dalam kurun waktu lima hingga 10 tahun ke depan adalah dengan mempersiapkan sumber daya manusia kita unggul dan memiliki daya saing pada pasar tenaga kerja yang ada," lanjutnya.
Decky berharap, produk dari RPJPD ini dapat menjadi panduan bagi Kota Tangerang 20 tahun ke depan.
Dengan adanya RPJPD ini juga, dapat menjadi patokan dan juga antisipasi pada hal-hal yang tidak dapat diprediksi di masa yang akan datang dan dapat mensinergikan serta mengsinkronisasi program-program yang sesuai dengan harapan masyarakat.
Baca Juga: Ladara: Platform e Commerce yang Dukung UMKM Go Internasional
"Banyak hal yang harus kita perbaiki dan variabel yang tidak terkontrol. Dengan berbagai pengalaman yang sudah dilewati seperti pandemi yang mengubah semua pola penganggaran yang ada. Dalam hal ini, Bappeda khususnya harus bisa melahirkan program-program yang sesuai dengan harapan masyarakat. Serta, dapat mengsinkronisasi program perencanaan yang ada dan disinergikan antar OPD di lingkup Pemkot Tangerang," harapnya. (***)
Artikel Terkait
Pemkab Tangerang Gelar Panen Raya Padi di Sukadiri, Targetkan Swasembada Pangan
Kunjungan Kerja KI Banten, Ditemukan Beberapa Hal yang Perlu Dibenahi
Gelar Sosialisasi Juknis Rumah Layak Huni dan Dukung Percepatan Penyediaan Rumah
Aksi Damai Warga Tanah Tinggi, Dukung Pembangunan GOR Atasi Minimnya Fasilitas Olahraga
Tangsel Yakin Raih Kembali Penghargaan Badan Publik Informatif, Ini Alasannya