Keduanya juga sempat terlibat insiden di Tikungan 1 saat Sprint Race. Meski demikian, berdasarkan informasi dalam laporan balapan, kedua pembalap dapat mengikuti balapan utama.
Situasi tersebut membuat perebutan kemenangan di Mandalika tidak hanya bertumpu pada Marquez. Strategi tim, kondisi ban, serta kemampuan menjaga ritme balapan akan menjadi faktor penting.
Catatan Buruk di Mandalika Jadi Pekerjaan Rumah
Di balik performa positifnya, Marquez masih menghadapi tantangan berupa rekam jejaknya di Sirkuit Mandalika. Ia belum pernah menyelesaikan balapan utama MotoGP di sirkuit tersebut.
Pada edisi sebelumnya, Marquez terjatuh setelah insiden dengan Marco Bezzecchi pada lap pembuka. Kecelakaan itu menyebabkan cedera tulang selangka dan mengakhiri musimnya lebih awal.
Pengalaman tersebut menjadi pengingat bahwa kecepatan saja tidak cukup untuk mengamankan hasil maksimal di Mandalika. Marquez perlu menjaga konsistensi sejak awal sekaligus menghindari risiko yang dapat menggagalkan peluangnya.
Dengan posisi keempat di grid, pembalap Ducati itu juga harus menentukan waktu yang tepat untuk menyerang tanpa mengorbankan stabilitas sepanjang lomba.
Jorge Martin Masih Mengancam dalam Perebutan Gelar
Persaingan MotoGP 2026 turut menjadi perhatian karena Martin hanya terpaut empat poin dari Marquez. Selisih yang tipis membuat hasil balapan utama Mandalika berpotensi mengubah peta persaingan di klasemen.
Marquez membutuhkan hasil maksimal untuk memperkuat posisinya, sedangkan Martin memiliki peluang merebut kembali puncak klasemen jika mampu meraih hasil lebih baik.
Pada saat yang sama, Fernandez dan Bezzecchi dapat menjadi faktor penentu dalam perebutan kemenangan. Keuntungan posisi start membuat keduanya berpeluang memberi tekanan sejak awal, meskipun hasil akhir tetap bergantung pada performa selama balapan.