“Hari ini kami rapat, mengajak warga untuk bersama-sama menyiapkan kampung baru. Kami mengajak warga semangat bersama membangun kampung,” ajak Mesak.
Warga yang mendiami kampung baru itu berasal dari trans lokal, meliputi warga kampung induk, warga Warmare dan juga warga kota Manokwari.
“Di sini ada masyarakat asli Papua, non Papua. Semua menyatu. Mereka sangat antusias membangun kampung. Mereka mau ini jadi kampung. Kami terbuka, siapa yang mau bangun kampung, silahkan. Kami sangat terbuka,” tutur Mesak. (*/Red)