nasional

Edukasi Keuangan OJK Regional 1 Kepada Mahasiswa Kelompok Studi Pasar Modal Jakarta

Sabtu, 26 Maret 2022 | 12:14 WIB

Sejalan dengan penguatan literasi keuangan digital, OJK terus mendorong percepatan transformasi digital di sektor jasa keuangan untuk mendukung peningkatan inklusi keuangan masyarakat sebagai upaya Pemulihan Ekonomi Nasional dampak dari pandemi Covid-19.

Kebijakan OJK dalam mempercepat pelaksanaan transformasi digital di sektor keuangan terfokus pada dua hal strategis, yaitu memberikan layanan dan produk yang cepat, murah dan kompetitif kepada masyarakat, serta memberikan kemudahan akses masyarakat yang belum mendapatkan layanan perbankan (unbankable) termasuk para pelaku UMKM untuk dapat memanfaatkan produk dan layanan keuangan digital.

Kepala OJK Regional 1 DKI Jakarta Banten juga menjelaskan, terkait dengan perkembangan di sektor pasar modal dapat kami sampaikan bahwa kinerja Pasar Modal Indonesia selama awal tahun 2022 menunjukkan kinerja yang stabil dan membaik tercermin antara lain dari stabilitas pasar, aktivitas perdagangan, jumlah penghimpunan dana dan jumlah investor ritel yang mencapai rekor tertinggi. Selama pekan ketiga bulan Maret 2022, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) serta kapitalisasi pasar Bursa ditutup menguat.

Kapitalisasi pasar Bursa mencatatkan penguatan sebesar 0,54 persen menjadi Rp8.731,255 triliun dari Rp8.684,689 triliun pada pekan sebelumnya. Kemudian, IHSG juga mengalami penguatan sebesar 0,47 persen atau berada di level 6.954,965 dari 6.922,602 pada pekan lalu.

Sementara itu, terjadi perubahan sebesar 8,89 persen pada rata-rata volume transaksi harian Bursa menjadi 21,954 miliar saham dari 24,097 miliar saham dari pekan sebelumnya. Rata-rata frekuensi harian Bursa turut mengalami perubahan sebesar 18,43 persen menjadi 1.332.906 transaksi dari 1.634.152 transaksi pada penutupan pekan lalu. Investor asing per 18 Maret mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp78,01 milyar dan sepanjang tahun 2022 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp24,678 triliun (Sumber: IDX).

“Oleh karena itu, kami berharap mahasiswa dapat berkontribusi dan menjadi bagian dalam upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di sektor pasar modal dengan memanfaatkan galeri investasi yang telah diresmikan pada beberapa universitas atau perguruan tinggi,” ujarnya dalam sambutan pembukaan Webinar Edukasi Keuangan.

Lebih lanjut DR. Dhani Gunawan Idat menjelaskan bahwa Kemajuan teknologi memberikan kemudahan bagi masyarakat khususnya untuk mendapatkan pembiayaan maupun investasi. Namun tidak dipungkiri bahwa kemajuan teknologi ini juga telah digunakan oleh oknum-oknum atau entitas yang menawarkan investasi atau pinjaman/pembiayaan tetapi tidak memiliki izin dari otoritas yang berwenang. Hal ini tentunya dapat merugikan masyarakat dan mengganggu stabilitas sistem keuangan.

Halaman:

Tags

Terkini