nasional

Menjelang Nataru, Pemerintah Lakukan Pengendalian dan Pengawasan

Rabu, 8 Desember 2021 | 17:27 WIB

Kesempatan yang sama, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Jawa Barat, Dewi  Sartika menyampaikan bahwa situasi pandemi di wilayahnya cukup terkendali. Salah satunya  ditandai dengan BOR di bawah 3% dan tingkat kepatuhan prokes yang tinggi.  

Untuk Nataru, pihaknya akan menerapkan PPKM sesuai asesmen yang berlaku, disertai pembatasan  kegiatan untuk Nataru sesuai regulasi yang ada. 

Dewi juga menjelaskan bahwa saat ini tingkat vaksinasi Jawa Barat adalah 66,74% untuk dosis  pertama dan 47% untuk dosis kedua. Ia menegaskan, upaya percepatan dan melengkapi vaksinasi  akan tetap didorong, termasuk untuk populasi lansia yang saat ini tingkat vaksinasi dosis pertama di  atas angka 50%. 

Meski pada Nataru tidak ada larangan untuk bepergian atau ke luar kota, pihaknya melakukan  persiapan berjenjang agar situasi tetap terkendali. Ia mengingatkan para kepala daerah untuk  mengaktifkan kembali fungsi satgas hingga tingkat RT dan RW, termasuk untuk menyampaikan  informasi kepada warga. Prokes diterapkan ketat di tempat ibadah, pusat kegiatan ekonomi, dan  pariwisata. Selain itu, akselerasi vaksinasi dan penguatan 3T juga terus diupayakan, berdampingan  dengan penyiapan kesiagaan fasilitas kesehatan.  

“Intinya tidak ada larangan, asalkan semua disiplin menerapkan protokol kesehatan,” tegasnya. 

Penerapan protokol kesehatan juga menjadi salah satu instrumen yang digunakan pusat  perbelanjaan untuk berkegiatan selama pandemi, bersama dengan kewajiban vaksinasi. Hal  tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Asosiasi Persatuan Pusat Belanja Indonesia (APPBI),  Alphonzus Widjaja. Ia menegaskan, terdapat 3 lapis protokol COVID-19 yang diterapkan di pusat  perbelanjaan, yaitu wajib vaksin, prokes secara umum, serta prokes yang dilakukan setiap  penyewa/tenant sesuai kategori usaha masing-masing.  

“Untuk Nataru, APPBI mengingatkan kembali para anggotanya untuk menghindari kegiatan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan, serta meningkatkan kedisiplinan dan  kepatuhan 3 lapis protokol COVID-19,” ujarnya.  

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga konsistensi dalam penerapan upaya-upaya tersebut, untuk  memastikan pusat perbelanjaan aman dikunjungi.  

Halaman:

Tags

Terkini