Menjelang Nataru, Pemerintah Lakukan Pengendalian dan Pengawasan

photo author
Redaksi, Bidik Tangsel
- Rabu, 8 Desember 2021 | 17:27 WIB

Jakarta, bidiktangsel.com - Masa libur akhir tahun identik dengan kenaikan mobilitas masyarakat.  Meski pandemi terkendali, perkembangan COVID-19 yang masih terhitung dinamis, menjadi hal  yang harus diwaspadai. Pada liburan Natal dan Tahun Baru 2021, pemerintah melakukan  pengetatan dan pengawasan terhadap mobilitas warga, seiring dengan penerapan Pemberlakukan  Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sesuai dengan asesmen yang berlaku di tiap daerah.  

Dalam Dialog, Kepala  Bidang Penanganan Kesehatan Satgas COVID-19, Alexander Ginting menjelaskan bahwa meski  persiapan kebijakan guna mengatur mobilitas selama Nataru telah dimulai sejak sebelumnya,  namun pemerintah menerapkan kebijakan sesuai situasi terakhir. Dalam hal ini, evaluasi pada awal  Desember menunjukkan situasi pandemi terkendali didukung capaian vaksinasi yang cukup tinggi di  wilayah Jawa dan Bali.  

Kebijakan gas dan rem, ujarnya, diterapkan juga pada Nataru, agar pemulihan berbagai sektor  berjalan bersama. “Pemerintah lakukan penyesuaian (kebijakan) agar pemulihan kesehatan,  ekonomi, sosial budaya bisa tetap berimbang, sehingga tata kelola pengendalian pandemi dapat  berjalan baik,” tuturnya. 

Ia mengatakan, pengamatan situasi akan terus berlangsung. Kondisi pandemi dinamis tergantung  bagaimana mengelolanya. Karena itu, dokumen terkait pengendalian COVID-19 juga selalu berubah  dan dinamis, sesuai perkembangan di dalam maupun luar negeri.  

Pada Nataru kali ini, ujar Alex, pemerintah melakukan pengendalian dan pengawasan, bukan  penyekatan. Diharapkan, masyarakat dapat membangun kewaspadaan dan mengukur prioritas  dalam rangka melindungi diri sendiri dan mencegah penularan.  

Dalam penyampaian komunikasi risiko, Alex menganggap masyarakat juga harus memahami  strategi penanganan pandemi yang disiapkan pemerintah, yakni deteksi, pencegahan, dan respon.  Upaya tersebut telah disiapkan pemerintah dari hulu ke hilir, sedangkan masyarakat diminta  berperan aktif untuk mendukung pelaksanaannya agar pandemi semakin terkendali. “Kalau kita  masih menularkan, terinfeksi, maka mutasi juga masih berjalan terus,” tandas Alex. 

Ia menegaskan bahwa pada Nataru pemerintah tidak melarang mudik dan liburan, asalkan  terkendali. Di semua ruang publik termasuk tempat wisata akan ada Satgas untuk memperkuat  pengawasan. Selain itu, diharapkan penggunaan PeduliLindungi juga dapat direspon dengan baik.  Seperti, persiapan isolasi bagi yang berstatus hitam, vaksinasi bagi yang merah atau kuning, dan diperbolehkan masuk hanya bagi yang hijau. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Rekomendasi

Terkini

X