"Alhamdullillah pelaksanaan vaksinasi jemput bola disambut antusias oleh warga RW 009 karena sangat membantu warga yang akan melakukan vaksin," imbuhnya.
Syachruddin berharap, semoga dengan vaksinasi massal ini dapat menjadi Herd immunity bagi warga RW 009 sehingga bisa terhindar dari covid 19.
Sementara itu, perwakilan Seksi Pemerintah Kelurahan Bambu Apus Edy Tholib yang sempat dikonfirmasi melalui pesan WhastApp (WA) menjelaskan, hasil konfirmasi pihak kelurahan untuk wilayah RW yang sudah siap melaksanakan kegiatan jemput bola setelah dilaksanakan di RW. 09 adalah di RW. 05 Tanggal 14 Agustus; di RW.04 Tanggal 9 Agustus; di RW.03 Tanggal 10 Agustus; di RW.01 tanggal 12 Agustus; di RW.08 tanggal 13 Agustus; di RW.02
tanggal 16 Agustus; dan di Dua RW lainnya hingga berita ini ditayangkan belum terkonfirmasi.
Dalam mencapai target pelaksaanaan program vaksinasi, pihak pemerintah kelurahan mengalami kesulitan dalam pendataan. Hal ini terjadi karena data yang ada dan dipakai acuan adalah Daftar Kependudukan (Dafduk) di Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK). Di Kelurahan Bambu Apus, sebagaimana dijelaskan Edy Tholib, jumlah penduduk 31.511 jiwa, yang sudah divaksin 13.010 jiwa. Secara umum capaiannya adalah 41.29 persen.
Namun demikian, untuk mencapai sekurang-kurangnya 90 persen, menurut Edy belum bisa memastikannya.
"Usaha untuk itu sedang kita geber dengan giat jemput bola," terang nya.
Meski begitu, lanjut Edy, kesulitan nya adalah pihaknya tidak punya angka data warga yang pasti menurut kriteria warga yang masuk untuk vaksin.