"Saya yakin lebih bermanfaat. Mainkanlah peran penting itu serta hindari kerja yang bersifat sentralistis dan berpola konvensional," terang pria jebolan Universitas Western Sydney itu.
Terakhir, Azis berpesan, langkah initidak hanya dilakukan Polri. Pemerintah Pusat dan Daerah juga dituntut untuk memainkan peran utama. Khususnya dalam inisiatif rehabilitasi dan reintegrasi sosial.
"Saatnya kita belajar mendengarkan. Belajar dari pengalaman. Terorisme kerap lahir karena keterbelakangan dan pemahaman sesat. Tidak ada Agama yang mengajarkan membunuh sesama," pungkas Azis. (scio/ful)