nasional

Ngopi Se Warung, Apa benar udara di Kota Tangsel paling tidak sehat sedunia ?

Sabtu, 7 September 2019 | 20:50 WIB

Shobir: "Pak Haji Rahmat, tahun 2004 saya coba mutar untuk keliling kota sekitar Jakarta mulai Bekasi, Depok, dll.Ketemulah di Tangsel dan saya setuju Kota Tangsel lebih bersih, asri dll.," tulisnya dalam WAG TC.

Lanjutnya, maka akhirnya saya pilih untuk tinggal dan menetap di Kota Tangsel.

Sederhana sekali, …saya berpikir Kota Tangsel masih yang terbaik dari persoalan udara bersih. Kenapa bisa terjadi "dianggap buruk", sebenarnya hanya imbas saja.

Udara itu kan tidak diam selalu bergerak ikuti arah angin, udara itu bisa datangnya dari kota- kota sebelah yang memang sudah penuh dengan polusi. Selain lalu lalang, kendaraan antar kota di Tangsel, juga seringnya sampah yang dibakar di sana sini.

Solusi yang ringan salah satunya menggalakkan lagi penanaman pohon setiap warga. Jika perlu ada pohon ANGGREK sebagai icon Tangsel.

Sabda Lubis: Kalau tidak benar apa yg dikatakan para penggelar aksi, adakah upaya dari pemerintah guna mengklarifi- kasi atau meminta pertanggung jawaban mereka.

"Penjelasan pak Rahmat hanya sebatas WAG TC yang tau, itupun kalau membaca, Pertanyaannya klarifikasi ke publik tentang itu ada gak?" ujar Sabda Lubis.

Apakah para penggelar aksi telah dimintai pertanggung jawabannya atau dibiarkan saja?

Halaman:

Tags

Terkini