"Tak sedikit juga terjadi keguguran, karena rahim seorang remaja belum siap dibuahi," kata Nuni.
Sehingga, lanjutnya, pernikahan dini harus dihentikan, karena merusak masa depan remaja.
Terpisah, Komandan Distrik Komando Militer (Kodim) 0510/Tigaraksa Letkol Inf Parada Warta Nusantara Tampubolon mengatakan, remaja perlu mendapatkan pendampingan agar perilaku mereka tidak menyimpang.
Kata Parada, Bakti Non Fisik TMMD 105 Kronjo bertujuan membekali remaja dengan beragam pengetahuan. Satgas yang terdiri dari TNI, Polri, Pemkab Tangerang, dan Perguruan Tinggi di Kabupaten Tangerang itu bahu membahu menyampaikan penyuluhan.
"Kami berharap, dengan sosialisasi ini, remaja di Kabupaten Tangerang terhindar dari berbagai ancaman yang dapat merusak masa depan mereka," pungkasnya.