nasional

Drs. Taryono, M.Si Punya Mimpi Besar Soal Pelayanan Pendidikan di Kota Tangsel

Kamis, 2 Mei 2019 | 15:16 WIB
Drs. Taryono,M.Si (Kiri) bersama dengan Walikota Tangerang Selatan, Hj. Airin Rachmi Diany

Dan membuktikan bahwa sistem pendidikan ini menjadi pondasi dasar untuk menciptakan negara dengan kemajuan saat ini.

Menurutnya Kebijakan pemerintah pusat, dengan adanya Peraturan Presiden (PP) nomor 87 tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Tentunya kesempatan ini dimanfaatkan Taryono untuk membangun sistem pendidikan karakter di sekolah yang ada di Kota Tangerang Selatan.

Salah satu upaya tersebut adalah menerapkan Gerakan Sekolah Bersih dan Menyenangkan (GSBM) dengan tema "Penguatan pendidikan berkarakter adalah penguatan karakter peserta didik seperti religius, nasionalis, gotong royong, integritas, dan mandiri melalui sinergitas kegiatan intrakurikuler, non kurikuler, dan ekstrakurikuler".

Pencegahan prilaku negatif siswa seperti tawuran pelajar, penggunaan narkoba, bahkan radikalisme adalah dengan menciptakan sekolah yang menyenangkan bagi peserta didik.

Taryono tidak bekerja sendirian dalam proses penerapan GSBM ini. "Membangun pendidikan yang berkualitas bisa dilaksanakan melalui harmonisasi Tri Sentra Pendidikan, yaitu keluarga, sekolah, dan masyarakat," ujarnya.

Dengan dibantu program CSR untuk memberikan fasilitas GSBM pada sekolah yang ada. Kemudian nanti, perkembangan penerapan itu akan diawasi oleh dinas agar bisa menjadi program berkelanjutan.

Selama menjadi Kepala Dinas, Drs.Taryono, M.Si berhasil membuat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dndikbud) Kota Tangsel disorot karena prestasinya.

Tahun 2018 lalu, Dinas Dikbud Kota Tangsel telah mampu mengukir prestasi dengan mencetak 2 rekor MURI Indonesia, rekor membatik terpanjang di Indonesia, dan rekor senam zumba dengan jumlah peserta terbanyak, juga dengan beberapa penghargaan lain berhasil didapatkan oleh Dindikbud Kota Tangsel.

Halaman:

Tags

Terkini