Baca Juga: Kantor Pertanahan Kota Palangka Raya Resmikan Inovasi LAKUWAL
Warganet Soroti Lokasi Konser
Dalam unggahan asli yang sudah diputar lebih dari 4,6 juta kali itu, warganet mempertanyakan tindakannya mengajak sang anak untuk tetap berendam di air.
Padahal terlihat bahwa anak balita tersebut sudah tertidur.
Beberapa komentar dari warganet seperti, “Keluar malam masih oke, tapi berendam di air malam-malam? Tiduran di air? Enggak diangkat?” tulis akun @lol*****w
“Itu adeknya udah ngantuk, udah bobo
bisa-bisanya maksain banget dibawa berendem,” tulis akun @yar*******a
Baca Juga: Wali Kota Tangsel Apresiasi Gebyar Tradisi Betawi, Panitia Dapat Bantuan Rp10 Juta
“Udah ngantuk itu, kecipratan air langsung kaget gitu,” tulis akun @suc********m
Respons Dokter Spesialis Anak
Viralnya video anak yang diajak konser di malam hari dengan venue seperti kolam itu turut menarik perhatian dokter spesialis anak, dr. Tita Menawati, M.Kes, Sp.A untuk buka suara.
“Mohon maaf tante dokter stitch video di atas yaa Bun, sebagai edukasi kita bersama,” tulisnya dalam unggahan yang kini sudah diputar lebih dari 1 juta kali itu.
Dokter Tita menjelaskan bahwa bayi bisa dengan mudah mengalami hipotermia karena tubuh bayi belum mampu mengatur suhu sebaik orang dewasa.
Baca Juga: Pelaku Budaya Betawi Kecewa, LBB Sindir Minimnya Perhatian Anggota Dewan Tangsel
“Saat malam hari, terkena hujan, dan pakaian basah, suhu tubuh bayi bisa turun cepat,” tulisnya.
“Kedinginan tidak langsung menyebabkan flu, tapi tubuh yang stres karena dingin dapat membuat bayi lebih rentan terkena infeksi virus yang sudah ada di sekitar,” imbuhnya ketika menjelaskan bahwa daya tahan tubuh bayi mudah menurun.