Baca Juga: Menaker Ajak Serikat Pekerja Perkuat Kompetensi Hadapi Transformasi Dunia Kerja
26 Bundel Pecahan Rp100 Ribu
Hasan kemudian menunjukkan dokumen kendaraan, termasuk BPKB, sebagai bagian dari proses transaksi.
Kala itu, pelaku sempat meminta agar motor segera dikeluarkan dari showroom sebagai tanda keseriusannya membeli.
Kendati demikian, Hasan meminta pembayaran dilunasi terlebih dahulu sebelum motor diserahkan.
Misdi kemudian menyerahkan uang tunai pecahan Rp100 ribu yang sudah diikat rapi dalam 26 bundel.
Penjual Merasa Janggal
Pada kasus ini, setiap bundel dilaporkan tampak seperti bernilai Rp1 juta. Kecurigaan mulai muncul saat Hasan menghitung uang tersebut.
Baca Juga: Kemnaker Sinkronkan Pelatihan Vokasi dengan Industri KEK, 60 Ribu Kuota Pelatihan Disiapkan
Dalam video yang beredar, Hasan mengaku menemukan kejanggalan pada tekstur dan tampilan beberapa lembar uang.
"Ini uang mainan, jumlahnya Rp25 juta. Mau dibelanjain buat motor. Saya tidak polos! (mudah dibohongi)," ungkapnya.
Setelah diperiksa lebih teliti, terungkap bahwa sebagian besar isi bundelan tersebut adalah uang mainan.
Misdi diduga menyusun modus dengan menempatkan uang asli di bagian atas setiap bundel untuk mengelabui korban.
Menyadari upaya penipuan tersebut, Hasan langsung mengamankan pelaku dan menghubungi pihak kepolisian setempat.