nasional

Antisipasi KLB Penyakit Pascabanjir, Eks Ketum PB IDI Ingatkan Pelayanan Kesehatan Harus Dekat dengan Posko Pengungsian

Sabtu, 27 Desember 2025 | 20:46 WIB
Mantan Ketum PB IDI, dokter Daeng Mohammad Faqih, soroti penanganan awal tentang kesehatan pascabanjir. (YouTube/Forum Keadilan TV)

Baca Juga: Aki Alat Berat Dicuri, Warga Lapau Munggu Gotong Royong Pindahkan Kayu Gelondongan dan Batu Usai Muncul Aliran Baru Muncul di Sungai Guo

Rentang Waktu Penanganan Pascabencana

Mengenai rentang waktunya, dokter Daeng menyatakan pelayanan kesehatan harus sudah siaga setelah fase pencarian dan penyelamatan.

Pertama itu biasanya kan pencarian dan penyelamatan, di pencarian dan penyelamatan itu sekaligus pertolongan pertama dan evakuasi. Itu, biasanya dikumpulkan di tempat tertentu,” paparnya.

“Pelayanannya sudah harus dimulai untuk mencegah penyakit-penyakit itu tidak menyebar, tidak tambah buruk,” tuturnya.

Ketika penanganan medis terlambat, kata dokter Daeng membuat kondisi warga yang terdampak makin buruk.

Baca Juga: Viral Warga Dusun Thekelan Kabupaten Semarang Berjajar Rapi, Hormati dan Sambut Jemaat Gereja saat Natal

“Kalau terlambat penanganan, kasihan udah menderita, tidak punya apa-apa, kemudian sakit, tidak ada yang menangani, sakitnya akan tambah parah, menyebar ke camp. Risiko penyebaran di camp kalau tidak ditangani,” terangnya.

“Kadang kondisinya sulit, tapi kita harus cari cara untuk menghidupkan posko-posko itu dan ada pelayanan kesehatan,” tegasnya.

(***)

Halaman:

Tags

Terkini