nasional

SPBU Swasta Batal Beli BBM dari Pertamina, Masih Buntu Meski Sempat Diklaim Bahlil Ada Kesepakatan

Rabu, 1 Oktober 2025 | 20:10 WIB
Foto ilustrasi pengisian BBM - SPBU swasta batal beli base fuel dari pertamina. (Unsplash/dpreachdawn)

Baca Juga: TPA Jatiwaringin Jadi Preseden Buruk: Tenggat Lewat, Janji Rp2 Triliun Masih Abu-abu

Ada Harga yang Disepakati

Dari sisi harga, menurut Bahlil harus ada kesepakatan yang tidak merugikan kedua belah pihak.

“Pemerintah ingin, sekalipun Pertamina yang diberikan tugas, tetapi kita juga ingin harus fair, nggak boleh ada yang dirugikan. Kita ingin swasta maupun Pertamina harus sama-sama cengli, harus semua terbuka,” paparnya.

“Stabil (harga), harga tidak ada kenaikan-kenaikan, harga stabil tergantung harga ICP (Indonesia Crude Price) dunia,” terangnya.

Alasan Impor BBM SPBU Swasta 2025 Lewat Pertamina

Bahlil mengatakan bahwa SPBU swasta sudah diberikan kuota impor 110 persen di tahun 2025, di mana jumlah tersebut 10 persen lebih banyak dari tahun 2024.

Baca Juga: Pemkot Tangsel Fokus Tekan Penurunan Kasus TBC Lewat Skrining dan Pengobatan Rutin

“Kuota ini sudah diberikan secara normal, namun ada kondisi di mana 110 persen yang diberikan itu habis sebelum 31 Desember,” ucap Bahlil dalam kesempatan yang sama.

“Atas dasar itu, pemerintah membuat keputusan untuk tetap dilayani, tetapi akan diberikan lewat kolaborasi dengan Pertamina,” imbuhnya.

Ketum Partai Golkar tersebut juga menegaskan memang mau tak mau, untuk menambah impor harus melakukan kolaborasi dengan Pertamina untuk memenuhi permintaan pelanggan pada BBM.

Baca Juga: Besok!, Pemkot Tangsel Lantik 853 PPPK Tahap II: Komitmen Tingkatkan Status dan Pelayanan Publik

“Mereka (swasta) setuju dan memang harus setuju untuk kolaborasi dengan Pertamina,” tegasnya saat itu sambil memberikan beberapa syarat kesepakatan tersebut.
(***)

Halaman:

Tags

Terkini