nasional

Belajar dari Jepang, Korea, dan Finlandia: Membenahi Program Makan Bergizi Gratis di Indonesia

Jumat, 26 September 2025 | 11:52 WIB

XBaca Juga: Kontras Tajam! DPRD Tangsel Digaji Rp76,7 Juta Per Bulan, Guru Honorer Hanya Rp500 Ribu

Jepang menekankan kesegaran: menu sederhana seperti nasi, ikan panggang, sup miso, dan sayuran segar lebih diutamakan dibanding makanan kompleks yang berisiko cepat basi.

Korea Selatan: Digitalisasi Rantai Pasok

Korea Selatan mengambil jalur berbeda dengan memanfaatkan teknologi. Sistem pemantauan rantai pasok pangan sekolah dilakukan secara digital dan real-time, mulai dari gudang penyimpanan hingga distribusi.

Sensor suhu, barcode, dan pelaporan daring memungkinkan pemerintah mengidentifikasi masalah dengan cepat (Kim & Lee, 2019, Public Health Nutrition).

Baca Juga: Banyak Kasus KKN di Tangsel, Aparat Penegak Hukum Tidur, Pengamat : Aparat Jangan Hanya Tajam Kebawah Namun Tumpul Keatas

Program makan sekolah di Korea juga diawasi oleh dietitian bersertifikat yang wajib mencatat setiap detail bahan dan proses masak.

Transparansi menjadi kunci: orang tua dapat mengakses menu harian, kandungan gizi, bahkan catatan keamanan pangan melalui aplikasi daring.

Hasilnya, tingkat insiden keracunan makanan di sekolah turun drastis dalam dua dekade terakhir.

Finlandia: Kesederhanaan dan Kesegaran
Finlandia menempuh pendekatan yang membumi: kesederhanaan.

Baca Juga: Rehab Gedung Parkir Dinas Perpustakaan dan Arsip Tangsel Diduga Abaikan SOP K3, LSM Kibar Soroti Pelanggaran

Sejak 1948, negara ini menyediakan makan siang gratis bagi semua siswa, menjadikannya salah satu program makan sekolah tertua dan paling universal di dunia (Tikkanen, 2020, Nordic Journal of Educational History).

Menu harian di Finlandia hampir selalu terdiri dari sup sayuran, kentang rebus, ikan atau daging sederhana, roti gandum, buah segar, dan susu.

Prinsip utamanya adalah penggunaan bahan lokal, segar, dan minim olahan.

Kesederhanaan inilah yang membuat distribusi lebih mudah, biaya lebih terkendali, dan risiko kesehatan rendah.

Halaman:

Tags

Terkini

Pahami Yuuk Menjadi Kuasa Wajib Pajak

Jumat, 14 Agustus 2026 | 13:07 WIB