Baca Juga: Infrastruktur Terkapar Akibat Luapan Air, Serpong Lagoon Tangsel Jadi Sorotan Serius Pemkot
BLK 2025 di Provinsi Banten dirancang untuk berlangsung hingga Agustus dengan berbagai program unggulan:
Edukasi keuangan tematik oleh OJK, Bank Banten, BPJS Ketenagakerjaan, dan lembaga jasa keuangan lainnya.
Implementasi Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) serta Kredit Pembiayaan Melawan Rentenir (KPMR).
Bazaar produk UMKM lokal sebagai ajang promosi dan pemasaran. Kegiatan edukatif lainnya yang menyasar kelompok rentan dari sisi literasi finansial.
Cegah Pinjol Ilegal: Pentingnya Prinsip 2L (Legal dan Logis)
Kepala OJK Jabodebek, Edwin Nurhadi, menyoroti peran penting literasi keuangan dalam menghadapi maraknya kasus pinjaman online ilegal.
Ia mengingatkan masyarakat agar selalu memastikan bahwa produk keuangan yang digunakan legal dan logis, dua prinsip kunci dalam menghindari jeratan keuangan yang merugikan.
Arah Masa Depan: Budaya Literasi Keuangan yang Mengakar
Harapan besar digantungkan pada program ini. Melalui sinergi edukasi dan perluasan akses, OJK ingin menciptakan masyarakat Banten yang tidak hanya cerdas finansial, tetapi juga mampu mengelola keuangan pribadi dengan bijak dan berperan aktif dalam pembangunan ekonomi lokal.
Sebagai langkah awal, Kota Cilegon menjadi simbol transformasi menuju masyarakat sadar finansial, sekaligus menandai komitmen bersama menuju Indonesia yang lebih inklusif secara keuangan. (***)