nasional

Sejarah Hari Buruh Internasional 1 Mei: Dari Tragedi Haymarket Hingga Simbol Perjuangan Pekerja Dunia

Kamis, 1 Mei 2025 | 07:45 WIB
Ilustrasi Hari Buruh dan awal mula peringatan di Indonesia. (Freepik/Freepik)

Baca Juga: Pengelola Cordoba Harus Berkolaborasi Demi Pembenahan Kawasan Kuliner BSD

Tujuannya bukan hanya mengenang tragedi Haymarket, tapi juga memperkuat solidaritas dan kesadaran global atas pentingnya hak-hak pekerja.

Sejak saat itu, May Day diperingati secara luas di berbagai negara, termasuk Indonesia, sebagai hari perjuangan kaum buruh.

Di banyak negara, hari ini menjadi momentum penting untuk menyuarakan isu-isu ketenagakerjaan, seperti kesejahteraan, upah layak, jaminan sosial, hingga perlindungan terhadap pekerja informal.

Baca Juga: Prabowo Yakin Danantara Bakal Kelola Aset hingga 1 Triliun USD: Strategi Besar Menuju Kedaulatan Ekonomi Nasional

Hari Buruh di Indonesia

Di Indonesia, Hari Buruh sempat dilarang pada era Orde Baru karena dianggap sarat muatan ideologi kiri. Namun sejak tahun 2013, pemerintah menetapkan 1 Mei sebagai hari libur nasional, sekaligus pengakuan atas pentingnya peran buruh dalam pembangunan nasional.

Setiap tahunnya, ribuan buruh turun ke jalan di berbagai kota besar di Indonesia, membawa tuntutan atas hak-hak normatif dan keadilan sosial di dunia kerja.

Aksi ini menjadi cerminan bahwa semangat Haymarket tidak pernah padam, meski telah berlalu lebih dari satu abad. (***)

 

Halaman:

Tags

Terkini