Serang, 20 Januari 2025 – Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Provinsi Banten hingga 31 Desember 2024 menunjukkan hasil yang sangat memuaskan.
Capaian ini mencerminkan pertumbuhan positif pada pendapatan dan belanja negara, sebagaimana disampaikan oleh jajaran pimpinan Kemenkeu
Satu Regional Banten, termasuk Suska (Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Banten), Cucu Supriatna (Kepala Kanwil DJP Banten), Agustyan Umardani (Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai Kanwil DJBC Banten), serta Djanurindro Wibowo (Kepala Kanwil DJKN Banten).
Realisasi Pendapatan APBN: Melampaui Target
Menurut Suska, realisasi pendapatan APBN regional Banten mencapai 101,16% dari target, dengan pertumbuhan 12,75% secara tahunan (yoy).
- Penerimaan Pajak: Tercapai 100,41% dari target, dengan total Rp80,51 triliun. Jenis pajak dominan seperti PPN Dalam Negeri, PPh Pasal 21, dan PPN Impor mengalami pertumbuhan signifikan.
- Penerimaan Kepabeanan dan Cukai: Tercapai 101,48% dari target sebesar Rp14,62 triliun, meningkat 8,90% (yoy), didukung oleh bea masuk, cukai, dan bea keluar.
- PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak): Mencapai Rp1,80 triliun atau 145,52% dari target, dengan kontribusi dari layanan pertanahan, jasa kepelabuhanan, dan jasa pelayanan pendidikan.
Baca Juga: Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Kendalikan Inflasi di Banten
Total belanja negara di Provinsi Banten mencapai Rp28,17 triliun atau 96,61% dari pagu, tumbuh 3,68% (yoy).
Belanja transfer ke daerah (TKD) menjadi penyumbang terbesar, yakni Rp17,87 triliun, dengan penyaluran mencapai 99,11% dari alokasi.
Hibah yang diterima satuan kerja vertikal hingga akhir 2024 mencapai Rp163,98 miliar, digunakan untuk mendukung pelaksanaan Pilkada, program agraria, dan kegiatan Polri.
Baca Juga: Menteri ATR/BPN Benarkan Keberadaan Sertifikat HGB di Pagar Laut, Kabupaten Tangerang
Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Ultra Mikro (UMi) mencatat capaian signifikan.
- KUR: Terbesar di Kabupaten Tangerang, mencapai Rp1,47 triliun, meski mengalami kontraksi 6,52%.
- UMi: Tumbuh positif 3,93%, dengan nilai penyaluran Rp138,18 miliar di wilayah yang sama.
Dari sisi APBD, pendapatan dan belanja daerah masing-masing tumbuh 1,17% dan 1,10%.
Baca Juga: KCP Bank Banten Resmi Dibuka di Puspemkab Tangerang, Dukung Digitalisasi dan Pembangunan Daerah
Sementara itu, pengelolaan aset negara di bawah Kanwil DJKN Banten juga menunjukkan kinerja positif: