nasional

Kementerian Perindustrian RI Dorong Gen Z Sebagai Penggerak Industri Masa Depan

Jumat, 6 Desember 2024 | 14:07 WIB
Gen Z, sebagai motor penggerak sektor industri nasional.

Surabaya, bidiktangsel.com – Kementerian Perindustrian Republik Indonesia (Kemenperin RI) mengarahkan fokusnya pada generasi muda, khususnya Gen Z, sebagai motor penggerak sektor industri nasional.

Dalam upaya ini, Kemenperin menggelar Industrial Event Festival bertema "Are You Fit for the Future?" pada 4-5 Desember 2024 di Dyandra Convention Centre, Surabaya.

Baca Juga: Rawan Kecelakaan, Warga Pamulang Minta Jembatan Penyeberangan Orang Segera Dibangun

Acara ini bertujuan untuk membangun hubungan erat antara generasi muda, pelaku industri, dan pemerintah, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran Gen Z dalam menciptakan Indonesia Emas 2045.

Kota Surabaya dipilih sebagai lokasi strategis setelah sebelumnya acara serupa digelar di ICE BSD, Tangerang.

Menteri Perindustrian RI, Dr. Agus Gumiwang Kartasasmita, M.Si, menekankan bahwa generasi muda akan menjadi pilar utama dalam memanfaatkan bonus demografi Indonesia.

Baca Juga: Tangsel Sediakan Screening HIV/AIDS Gratis di Semua Puskesmas, Warga Diminta Manfaatkan Layanan

“Generasi Milenial dan Gen Z adalah kunci untuk menghadapi tantangan global dan memanfaatkan teknologi serta ilmu pengetahuan yang terus berkembang,” ujar Agus.

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Jenderal Kemenperin, Eko S.A. Cahyanto, menambahkan bahwa SDM berkualitas menjadi fondasi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

"Kita harus menciptakan tenaga kerja yang kompeten melalui pendidikan vokasi dan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan industri," tegasnya.

Baca Juga: Wakil Presiden Gibran Rakabuming Ajak Momentum Hari Disabilitas Nasional untuk Wujudkan Ekosistem Inklusif

Namun, tantangan besar masih dihadapi. Lebih dari 75 persen tenaga kerja di sektor industri pengolahan tergolong tidak terampil, sehingga peningkatan kualitas SDM menjadi prioritas utama.

Kemenperin telah merancang beberapa strategi untuk memenuhi kebutuhan industri, di antaranya:

1. Pengembangan Pendidikan Vokasi – Membuka akses pendidikan yang fokus pada keterampilan praktis.

Halaman:

Tags

Terkini