Jakarta, BIDIKTANGSEL.com – Tantangan dalam pencegahan penyakit di Indonesia, seperti rendahnya penerimaan imunisasi, kesalahpahaman tentang kesehatan, dan hoaks, menjadi perhatian utama dalam transformasi kesehatan.
Menjawab tantangan ini, Kelompok Kerja Komunikasi Risiko dan Pelibatan Masyarakat (Pokja RCCE) menginisiasi inovasi edukasi kesehatan berbasis Interpersonal Communication (IPC).
Baca Juga: BPBD Tangsel Himbau Warga Siapkan Tas Siaga Bencana untuk Hadapi Musim Hujan
Pendekatan ini bertujuan membekali kader kesehatan, guru, tenaga medis, dan remaja dengan keterampilan komunikasi efektif yang mudah dipahami, interaktif, dan menyenangkan.
Kegiatan ini dilaksanakan di berbagai daerah, termasuk Brebes, Cilacap, Makassar, Bone, dan Bulukumba, serta beberapa kota lainnya seperti Kupang, Surabaya, Ambon, dan Jayapura.
Ketua Pokja RCCE, Rizky Ika Syafitri dari UNICEF Indonesia, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor.
“Masalah kesehatan Indonesia yang melibatkan 270 juta jiwa memerlukan kontribusi banyak pihak. Kami terbuka bekerja sama dengan sektor swasta dan pemerintah daerah untuk mendukung pencegahan penyakit melalui edukasi berbasis IPC,” jelasnya.
Baca Juga: Hari Kesehatan Nasional ke-60, Benyamin: Tangsel Gaungkan Komitmen Kota Sehat Bertaraf Internasional
Salah satu keberhasilan metode IPC terlihat dari pengalaman Jamilah Munabari, kader Posyandu Melur 3. Ia merasakan perubahan signifikan dalam pendekatannya setelah pelatihan.
“Metode ini membuat penyuluhan lebih menarik, bahkan orang tua dan anak-anak lebih antusias dan memahami pesan kesehatan, seperti pentingnya imunisasi,” ungkapnya.
Selain edukasi langsung, Pokja RCCE juga memanfaatkan media sosial @rcce_id untuk menyebarkan informasi terkait kesehatan, termasuk promosi perilaku hidup sehat dan penanganan hoaks.
Baca Juga: Tuntaskan 997 Aduan Masyarakat Melalui SP4N-LAPOR, Pamulang Dominasi Aduan Tertinggi
Sepanjang 2024, Pokja RCCE aktif mendukung program prioritas pemerintah seperti penurunan stunting, peningkatan cakupan imunisasi, dan pencegahan penyakit menular seperti tuberkulosis.
Dalam dialog yang digelar Pokja RCCE pada 29 November 2024, Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menyampaikan apresiasinya atas kontribusi Pokja RCCE.