Jakarta, bidiktangsel.com - Geoportal Kebijakan Satu Peta (KSP) 2.0 resmi diluncurkan pada Kamis (18/7/2024) oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto.
Peluncuran ini diharapkan dapat mendorong investasi pemerintah maupun swasta dan memberikan kepastian hukum bagi para pengusaha.
Baca Juga: Kanwil DJP Banten Tingkatkan Edukasi Perpajakan Melalui Kerja Sama dengan LPP RRI Banten
Menteri AHY dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kebijakan Satu Peta 2.0 akan memudahkan penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang sangat penting bagi para investor dan pemerintah daerah.
Selain itu, kebijakan ini juga akan memberikan kepastian hukum terkait dengan tata ruang dan kebutuhan untuk industri dan pertumbuhan ekonomi lainnya.
Prabowo Subianto, dalam kesempatan yang sama, menekankan bahwa Kebijakan Satu Peta ini bertujuan untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan dan menciptakan efisiensi dalam pemanfaatan ruang.
Baca Juga: Bupati Serang Tatu Chasanah Berikan Beasiswa S1 kepada 873 Guru PAUD
"Dengan One Map Policy ini, proses pembangunan bisa cepat. Kecepatan sekarang adalah suatu elemen daripada pemerintahan yang efektif," jelas Prabowo.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menambahkan bahwa jumlah peta yang tercantum dalam Geoportal KSP 2.0 telah meningkat pesat.
"Ini menandai delapan tahun peluncuran Kebijakan Satu Peta dan telah dibuat 151 peta tematik dari 23 kementerian dan lembaga," tuturnya.
Baca Juga: Wali Kota Tangerang Selatan Ajak Kader PKK Bangkit dan Bernilai Tinggi dalam Peringatan HKG ke-52
Peluncuran Geoportal KSP 2.0 ini diharapkan dapat menjadi landasan yang kokoh untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. (***)