nasional

Pasien BPJS di Puskesmas Mojo Pemalang Diduga Dilambatkan karena Pasien Prioritas

Minggu, 15 Oktober 2023 | 09:03 WIB
Puskesmas Mojo Pemalang

Pemalang, bidiktangsel.com - Pasien peserta BPJS berinisial Karnoto (62) warga Desa Pamutih, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, mengaku kecewa dengan pelayanan kesehatan di Puskesmas Mojo. Ia diduga dilambatkan karena pasien prioritas.

Kejadian itu bermula saat K datang ke Puskesmas Mojo pada Senin, 9 Oktober 2023, untuk memeriksakan sakit perut. Ia mendapat nomor antrian 15 dan diminta menunggu untuk dipanggil.

Namun, Karnoto mengaku tak kunjung dipanggil, setelah nomor antrian 14 kemudian lompat ke nomor 16, 17, hingga 20. Karnoto pun menanyakan kepada petugas loket kenapa nomor urut miliknya tak kunjung dipanggil.

Baca Juga: Pemkab Tangerang Raih WTP 15 Kali, Puspemkab Belum Bersertifikat, Kok Bisa!

Petugas loket kemudian mengatakan bahwa Karnoto akan dipanggil setelah pasien prioritas selesai diperiksa. Karnoto pun menunggu hingga siang, namun tak kunjung dipanggil.

Ia pun akhirnya memutuskan untuk pulang dengan rasa kecewa.

Kepala Puskesmas Mojo, dr Agus Sukamto, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengaku bahwa Karnoto memang dilayani setelah pasien prioritas selesai diperiksa.

"Itu sebenarnya miss komunikasi saja, sebenarnya ngga dilewati, saya melayani yang prioritas begitu saja. Prioritas kan ngga pakai nomor," kata Agus saat dikonfirmasi pada Jumat, 13 Oktober 2023.

Agus juga mengatakan bahwa Karnoto sudah di panggil, namun tak kunjung datang hingga siang.

Baca Juga: BPN Kota Depok Gelar Bazar UMKM untuk Dukung Pertumbuhan Wirausaha

"Bapak itu di bawahnya sebenere, terus akhire dipanggil tapi ternyata bapake sudah tidak ada di ruang tunggu sampai selesai pelayanan," tambahnya.

Agus menampik tidak ada pilih kasih dalam pelayanan peserta BPJS dan Non BPJS. Dirinya juga sudah meminta maaf atas kejadian yang telah terjadi kepada pihak keluarga pasien.

Sementara itu, pihak keluarga pasien mengaku kecewa dengan kejadian tersebut. Mereka menilai bahwa Karnoto seharusnya dilayani terlebih dahulu karena lebih dulu datang.

"Lah orang tua saya kan umurnya 62 tahun, harusnya masuk layanan prioritas dong," ucap Rizqon Arifiyandi, anak pasien.

Halaman:

Tags

Terkini