Baca Juga: Outsourcing Security BSD Viral, Curhatan Kehilangan Motor 2 Tahun Lalu Kembali Disorot
Guru: Kami Menolak Pembagian MBG
Penolakan dilakukan pihak sekolah yang terletak di Kecamatan Dolo Barat terhadap pembagian MBG dalam insiden ini, bukan tanpa alasan.
Pasalnya, guru wanita itu menyebut, mobil MBG datang terlambat pada pukul 15.22 WITA saat seluruh peserta didik telah pulang.
"Siswa kita 500 orang lebih, sekarang sudah pada pulang," sebut guru tersebut.
"Jadi hari ini, kami menolak pembagian MBG," tegasnya.
Diduga Sering Datang Terlambat
Selain itu, guru tersebut juga menyampaikan keluh kesahnya terhadap para pelaku sopir MBG.
Terlebih, mereka diduga sering datang terlambat dalam penyaluran MBG di sekolah tersebut.
"Kalian terlambat, ini sudah pukul 15.22 (WITA). Jadi mohon maaf, kami tidak akan tanda tangan (pembagian MBG)," tandasnya.
Hingga berita ini terbit, belum ada klarifikasi resmi dari pihak sekolah maupun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat, usai viralnya insiden di SMAN 7 Kabupaten Sigi, Sulteng tersebut.***
Artikel Terkait
Seleksi Kontingen Tangsel untuk Jamnas XII 2026 Diikuti 123 Peserta, 48 Terbaik Disaring
Tangsel One Segera Hadir, Permudah Akses Layanan dan Aspirasi Warga
Dunia Kerja Tak Hanya Lihat Ijazah, tapi juga Kompetensi
Perluasan Jaminan Sosial Harus Menjangkau Pekerja Informal
Kemnaker Sinkronkan Pelatihan Vokasi dengan Industri KEK, 60 Ribu Kuota Pelatihan Disiapkan