Bidiktangsel.com - Beredar di media sosial kabar kecelakaan mobil Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menabrak balita di Kecamatan krangkeng, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
Mobil SPPG tersebut diketahui sedang melakukan pengantaran untuk Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam video yang beredar sejak Jumat, 10 April 2026, seorang ibu terlihat menangis histeris sambil memeluk ban mobil SPPG karena menduga anaknya terlindas.
Sempat viral dugaan balita terlindas, pihak SPPG An-Nur yang mengoperasikan mobil tersebut melakukan klarifikasi mengenai kejadian sesungguhnya.
Baca Juga: Final Liga 4 Banten 2026 Sukses Digelar, Stadion Benteng Reborn Bergemuruh!
Anak Kecil Bermain di Kolong Mobil
Pemilik SPPG An-Nur, Farid, menyatakan bahwa korban balita berusia 3 tahun itu sedang bermain di belakang ban mobil depan dan tidak ada insiden terlindas.
“Jadi ada anak kecil biasa guyonan dan anak kecil itu mainan di belakang ban mobil depan. Nah sopir mobil angkutan MBG tidak tahu dan naik ke atas,” ucap Farid dalam keterangannya kepada awak media pada Jumat, 10 April 2026.
“Sebenarnya itu di belakang ban dan sopir itu berangkat. Enggak kelindas cuma masyarakat sekitar teriak-teriak seakan-akan kelindas,” imbuhnya.
Sudah Dicek ke Rumah Sakit
Meski tak terjadi insiden fatal, pengecekan pada kondisi balita tersebut tetap dilakukan ke rumah sakit hingga dinyatakan aman.
“Dicek sampai ke rumah sakit, sampai dokter, sampai ada aparat kepolisian, ada camat menyaksikan semua ternyata nggak ada yang patah, nggak ada yang luka,” paparnya.
“Memang anaknya masih sehat, cuma gemeter aja dan sekarang sudah mainan lagi, lari-lari,” tambahnya.
Artikel Terkait
Halal Bihalal Stroke Survivor di Bintaro, RS Premier Tegaskan Komitmen Penanganan Stroke Terpadu
PWI Sulut–TNI AL Perkuat Sinergi, Siapkan Program Sosial Strategis Jelang Pelantikan
Halal Bihalal Stroke Survivor: RS Premier Bintaro Perkuat Harapan Pemulihan Pasien
Antusiasme Tinggi, Menaker Ajukan Tambahan 150 Ribu Kuota Magang Nasional 2026
Final Liga 4 Banten 2026 Memanas: Harin FC vs Nathan Lebak Berebut Tiket Nasional