Ciputat – Pemerintah Kota Tangerang Selatan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 dengan mengusung tema Penguatan Potensi Lokal, Pemanfaatan Inovasi dan Teknologi, Peningkatan Investasi dan Produktivitas Tenaga Kerja melalui Integrasi SDM dengan Ekonomi Daerah, Kamis (9/4/2026) di Ruang Blandongan.
Kegiatan Musrenbang RKPD 2027 menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan arah kebijakan pembangunan daerah secara partisipatif, adaptif, dan berbasis inovasi.
Acara berlangsung secara hybrid dengan menghadirkan pemangku kepentingan dari unsur pemerintah pusat, provinsi, DPRD, akademisi, organisasi kemasyarakatan hingga unsur kewilayahan.
Kepala Dinas Bappelitbangda Kota Tangerang Selatan, Fuad, M.Pa dalam sambutannya menyampaikan bahwa Musrenbang RKPD merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan yang mengedepankan partisipasi masyarakat dan sinergi lintas sektor.
“Musrenbang RKPD tahun 2027 ini merupakan rangkaian akhir dari proses partisipatif yang telah dilaksanakan sebelumnya. Mulai dari forum konsultasi publik pada 15 Desember 2025, Musrenbang kelurahan di 54 kelurahan pada 5–30 Januari 2026, forum perangkat daerah dan lintas perangkat daerah pada 26 Februari hingga 6 Maret 2026, serta Musrenbang tematik yang meliputi inklusif, kepemudaan, hingga ekonomi kreatif,” ujar Fuad.
Ia menegaskan bahwa integrasi kualitas sumber daya manusia dengan penguatan ekonomi daerah menjadi fokus utama pembangunan tahun 2027, seiring tantangan global yang menuntut inovasi, peningkatan daya saing investasi, serta produktivitas tenaga kerja.
Baca Juga: Pemkot Tangsel Asesmen Longsor di Ciater–Rawa Macek, Alihkan Kendaraan Berat
Musrenbang turut menghadirkan narasumber dari pemerintah pusat dan provinsi, di antaranya perwakilan Kementerian PPN/Bappenas serta Pemerintah Provinsi Banten, guna memastikan sinkronisasi kebijakan pembangunan daerah dengan prioritas nasional.
Fuad juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur Banten atau perwakilan, Wali Kota Tangerang Selatan, pimpinan DPRD, unsur Forkopimda, kepala OPD, camat, lurah, hingga perwakilan organisasi masyarakat dan kepemudaan yang berpartisipasi aktif dalam proses perencanaan pembangunan.
Menurutnya, pendekatan partisipatif yang dilakukan secara berjenjang dari tingkat kelurahan hingga kota diharapkan mampu menghasilkan program pembangunan yang tepat sasaran, berkelanjutan, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga: Pilar Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas dan Tertib Izin
Musrenbang RKPD 2027 diharapkan menjadi pijakan strategis bagi Kota Tangerang Selatan dalam memperkuat potensi ekonomi lokal berbasis teknologi, meningkatkan investasi, serta memperkuat integrasi SDM unggul dengan kebutuhan ekonomi daerah guna mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berdaya saing.
(***)
Artikel Terkait
Jejak Bersejarah Teungku Nyak Sandang, Orang Aceh yang Pernah Menyumbang Dana Pesawat Sipil Seulawah RI-001
Kontroversi Petugas Satpol PP Jakarta vs Ibu-ibu PKL, Sebilah Pisau yang Dibawa sang Pedagang Dinilai Jadi Ancaman
Lanjutan Kasus Pemukulan Karyawannya Dinilai Tak Jelas, Zaskia Adya Mecca Curhat Tak Pernah Diberi Update Sejak Oktober 2025
Viralnya Ribuan Motor Trail-Listrik Berlogo BGN Tuai Sorotan Warga, Ternyata Diklaim untuk Operasional MBG
Kisah Deri, Pekerja Migran Indonesia di Kamboja yang Dilaporkan Meninggal Dunia usai Berusaha Pergi dari Tempat Kerjanya