Bidiktangsel.com - Sebagian kalangan masyarakat di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), tengah dicemaskan dengan dugaan kasus pencurian dengan berkedok tamu pada sebuah kos.
Pasalnya, pencuri dilaporkan tidak datang sendiri, melainkan turut membawa gerombolan temannya untuk mengetuk sejumlah pintu kamar kos secara bersamaan.
Dalam unggahan akun Instagram @medantalktv, pada Rabu, 11 Maret 2026, terlihat rekaman CCTV yang terpasang pada pelataran kos di area kampus Universitas Katolik Santo Thomas (Unika), Medan.
"Gerombolan pencuri pria dan wanita, datangi kos dengan cara mengetuk pintu," demikian tertulis dalam unggahan tersebut.
Dilaporkan, tepatnya insiden itu terjadi di kawasan Jalan Setia Budi, Kecamatan Medan Selayang.
Viralnya video tersebut lantas menuai sorotan warga Medan untuk meningkatkan kewaspadaan mereka.
Lantas, bagaimana sebenarnya modus pencurian pada kos di area kampus Unika, Medan tersebut? Berikut ulasannya.
Gedor-gedor Pintu Kamar
Berdasarkan informasi di lapangan, oknum pencuri tersebut diduga berupaya membuat para penghuni kos membuka pintu.
Dalam kasus itu, dilaporkan sejumlah penghuni kos mengalami kerugian usai kehilangan barang berharga mereka.
Baca Juga: Peringatan Nuzulul Quran, Benyamin Davnie Tekankan Nilai Religius dalam Kehidupan Kota
Disebutkan, para korban terpaksa memberikan laptop setelah ditodong oknum pencuri itu menggunakan pisau.
"Beberapa penghuni kos disebut mengalami kehilangan laptop setelah diduga diancam pakai pisau," tulis postingan itu.
Artikel Terkait
Beredar Video Dugaan Mobil MBG Gagal Distribusi Makanan ke SMP Sokaraja hingga Menunya Dinilai Tak Sebanding Harga
MBG SD PL Sedayu Sempat Viral karena Disangka Menu Ikan Mentah, SPPG Argosari Sebut Bandeng Presto dan Tahu Ungkep Sudah Matang
Ingin Bahagiakan 1.000 Anak Yatim, Boy Thohir Pastikan Acara Iftar Ramadan 2026 di Depok Penuh dengan Makanan Lezat
Seskab Teddy ‘Pasang Badan’ di Tengah Kritik, Pengamat Sebut Sosoknya Sebagai Mediator Kebijakan Presiden dan Masyarakat
Diduga Bagikan Brownies Kedaluwarsa untuk MBG di Jogja, Pihak Bakery Klarifikasi Sebut Penyesuaian Stok Produksi