Baca Juga: Riyan Hidayat Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Banten PAW
Lereng Perbukitan yang Kini Terbuka
Bencana longsor di Cisarua, juga menunjukkan besarnya volume tanah yang bergerak saat peristiwa terjadi.
"Kondisi ini memperlihatkan lereng yang kini terbuka," jelas postingan tersebut.
"Di sekitar lokasi, kawasan perbukitan yang sebelumnya tertutup vegetasi, kini menyisakan bekas aliran material longsor," tambahnya.
Peristiwa ini dinilai menjadi gambaran nyata dampak bencana tanah longsor di wilayah dengan kontur curam.
Selain itu, bencana tersebut juga menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan di kawasan rawan bencana.
Baca Juga: Pembatas Kali Roboh di Pondok Betung, Warga Tunggu Respons Dinas Lebih dari Sepekan
Sampai dengan Selasa, 27 Januari 2026, postingan tersebut telah disukai oleh 41,1 ribu pengguna Instagram.
"Longsor karena pergerakan tanah," tutur warganet dengan akun @rikarianard.
"Yang jelas, pegunungan jangan dialih fungsi, pohon besar harus ditanam kembali," ungkap warganet melalui akun @nenengrosidah.
(***)
Artikel Terkait
VIRAL! Ketua Umum Yayasan Hans Satya Dharma Jawa Tengah Surati Kepala BGN, Minta Negara Lindungi Korban Dugaan Penipuan Dapur MBG
Perkuat Budaya Publikasi Ilmiah, KGPP Gelar Coaching Clinic Daring Nasional
Ratusan Warga Rempang hingga Pulau Nguan Padati RSKI Galang, Antusias Ikuti Seminar Otak Bersama Dokter Pertama Operasi Batang Otak di Indonesia
HOAKS: Kemenkeu Pastikan Post Medsos yang Sebut 200 T Menguap di Himbara adalah Berita Bohong
Ruang Kelas SMAN 4 Tangsel Terendam Banjir, Aktivitas Belajar Terganggu