“Terima kasih kepada Pak Willy dan Pak Agung (Dirut PT Transjakarta) yang sudah mengajak kami untuk mencoba MRT,dan kami juga mengajak warga Tangsel untuk mencoba, saya tahu pembangunan ini dan saat mau dioperasikan masyarakat Tangsel sangat senang, karena hampir 50 persen warga Tangsel bekerja di Jakarta. Bahkan ada trans royal dari Bintaro dan BSD yang bisa langsung menuju Lebak Bulus dan Fatmawati. Masyarakat dari Pondok Aren dan Serpong bisa mengguna kan trans royal ini lalu disambung dengan menggunakan MRT,” ungkapnya.
Royal trans ini bisa digunakan masyarakat Tangsel yang ada kepentingan dan bekerja di Jakarta.
“Kita sangat dimudahkan dengan adanya trans royal ini,” singkatnya.
Dirut PT Transjakarta Agung Wicaksono, mengungkapkan,hanya satu pesannya untuk warga Tangsel yakni sampai bunderan HI naik angkutan umum. Tidak perlu menggunakan sepada motor maupun mobil. Mereka bisa menggunakan trasjakarta dan memudahkan mereka.
“Hanya bayar Rp 20 ribu warga Tangsel bisa naik royal trans hingga Lebak Bulus maupun Fatmawati, dan hanya memakan waktu 30 menit. Mereka duduk santai dengan menikmati fasilitas wifi gratis dan charger hp menuju Lebak bulus lalu berpindah ke mode transportasi MRT,” singkatnya.
Saat ditanya apakah MRT ini akan berlanjut hingga Tangsel. Airin menjelaskan, tahapannya sedang dalam proses study kelayakan dalam waktu dekat ini akan ada paparan.
“Jadi kita tunggu kajiannya seperti apa dan trasenya kemana.MRT tidak berhenti di Lebak Bulus saja, karena hanya jarak sungai yang memisahkan yaitu kali angke, dan harapan saya bisa sampai ke Tangsel,” harapnya.(humas_kominfo)