info-tangsel

Adib Miftahul: Ketika Tutup Buku Anggaran Menjadi Celah Terjadinya Penyelewengan

Rabu, 27 Oktober 2021 | 19:31 WIB

Serpong, bidiktangsel.com - Pengamat kebijakan publik asal UNIS Tangerang, Adib Miftahul menyoroti ya serapan anggaran hibah. Ketika serapan anggaran baru mencapai 58,5 persen menurut terlambat jika teorinya Desember itu harus 100 persen.

"Apalagi kan penanganan pandemi Covid-19 menjadi fokus utama. Bahwa ketika refocusing anggaran 50 persen itu harusnya angka ideal 85 persen," katanya, Rabu (27/10/2021).

Menurut Adib, bila 50 persen itu bisa maksimal program apa saja yang menjadi skala prioritas harus didukung untuk tatanan tercapainya realisasi 100 persen.

"Lalu ketika sekda bilang bahwa serapan jelang tutup buku ini sudah lazim di beberapa pemerintah daerah malah menimbulkan masalah," ujarnya.

Adib bilang, karena biasanya ketika tutup buku itu anggaran bisa terserap sebanyak mungkin. Maka di situlah menjadi celah terjadinya penyelewengan.

Banyak skala prioritas yang terabaikan karena berorientasi pada banyaknya serapan anggaran.

Makanya tidak menutup potensi bakal terjadi dugaan penyelewengan. Apalagi soal-soal hibah, itu yang riskan.

Halaman:

Tags

Terkini