Serpong, bidiktangsel.com - Relawan Muhaimin Peduli (RMP) Kota Tangerang Selatan sejak Selasa (30/08/2021) mengelar kegiatan berbagi bersama di tengah pandemic dengan masyarakat terdampak Covid-19, menyusul aksi terdahulu yang telah bergerak serentak secara nasional di 10 kota kabupaten di Indonesia, usai deklarasi awal Agustus 2021.
Sepuluh kota yang sudah melaksanakan berbagi bersama sebagai rasa solidaritas dan keprihatinan, masing-masing Manado, Minahasa, Tasik dan Jakarta serentak 9 – 13 Agustus 2021. Selanjutnya Kota Jepara, Ciamis dan Medan, dilaksanakan 16 – 20 Agustus 2021. Kemudian Kota Padang, Banjar dan Blitar pada 23 -27 Agustus 2021.
Tiga kota berikutnya, yakni Bekasi, NTT serta Tangerang Selatan bergerak ditahap keempat yang dijadwalkan berlangsung hingga 3 September 2021 mendatang. Khusus Kota Tangerang Selatan, RMP yang terdiri dari generasi para milenial tersebut, hari ini menyusuri beberapa titik di wilayah Kecamatan Ciputat dan Kecamatan Setu.
“Hari ini kita berbagi di Ciputat dan Setu. Sementara untuk wilayah Pamulang dan Serpong, dijadwalkan akan dikunjungi Kamis dan Jumat (1-2 Agustus 2021),” ujar Ketua Umum RMP, Nandiyo Aditya Iskandar didampingi Pembina RMP Greity Tielman dan Rachel Tuerah, di Ciputat, Rabu (31/08/2021).
Ditambahkannya, sebagaimana pesan moral RMP bahwa aksi ini harus simultan dilakukan sebagai jawaban atas keprihatinan kita melihat situasi dan kondiri pandemic saat ini. “Banyak sekali yang menjerit karena terdampak pandemic Covid-19. Butuh solidaritas kita bersama untuk menghadapi situasi ini,” ujar Nandiyo Aditya.
Tim berbagi di tengah pandemic Kota Tangerang Selatan yang dipimpin langsung Koordinatornya, Desendro RS Kumaunang Selasa kemarin (30/08/2021) telah melayani warga di wilayah Situ Gintung, Ciputat Selatan. Sejumlah nasi kotak dibagikan kepada warga kurang beruntung juga kepada masyarakat yang sedang isolasi mandiri (ISOMAN).
“Untuk hari ini kami berbagi, dengan sejumlah warga yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing juga sejumlah masyarakat sekitar yang terdampak pandemic Covid-19,” kata Desendro RS Kumaunang.