Menurut Asri, Meski hasil antigen negatif, namun karena gejala sakit yang Asri dan suami alami persis gejala covid-19, mereka pun memutuskan untuk terus melakukan isolasi hingga 14 hari ke depan.
Karena banyak warganya tidak patuh dengan protokol kesehatan, membuat ketua RW 05 mengambil tindakan dengan mendirikan posko lawan covid-19. Di Posko inilah pengurus warga melakukan razia masker. Penghuni komplek dan warga lain yang melintas tidak memakai masker akan dikenai sanksi push up.
Tidak hanya merazia warga tanpa masker, pengurus warga pun rutin berkeliling untuk memantau penghuni komplek. Dengan pengeras suara, warga yang berkerumun diminta untuk membubarkan diri. Penyemprotan disinfektan pun kerap dilakukan.
"Dengan adanya Posko Lawan Covid-19 dan sosialisasi prokes yang rutin dilakukan, kami berharap tidak ada lagi korban meninggal karena covid-19 di Komplek Astek, hingga pandemi benar-benar berakhir," tutup RW Zaidin. (**)