Sementara Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie memaparkan jika saat ini penduduk Tangsel berjumlah 1,6 juta jiwa dengan jumlah rumah tangga sebanyak 452 ribu rumah tangga se Kota Tangsel.
Menurutnya kalau satu rumah tangga memproduksi sampah melalui yang dibuang di dalam kantong-kantong plastik setiap hari asumsinya bahwa di Tangsel ada 452 kantong plastik sampah.
”Oleh karena itu produksi sampah di Tangsel hari ini kurang lebih hampir 900 ton setiap hari timbunan sampah di Tangsel dengan jumlah penduduk 1,6 juta jiwa,” kata dia.
Sementara dia menambahkan jika pertumbuhan penduduk 3,4 persen, sehingga penanganan sampah merupakan salah satu prioritas pembangunan daerah. Pemkot Tangsel saat ini terus berjuang untuk berbagai hal yang terkait dengan upaya untuk mengurangi produksi sampah.
”Kita juga sekarang sedang dalam proses sesuai dengan kepres nomor 35 bahwa tangsel masuk kepada 12 kota yang ditetapkan oleh bapak presiden sebagai proyek PLTSa, pembangkit listrik tenaga sampah. Dengan investasi yang sangat mahal kurang lebih 1,8 triliun dan memerlukan teknologi yang tinggi,” kata dia.(humas -kominfo)