“Karena kondisi TPA yang sudah overload maka diperlukan alternatif teknologi pengolahan sampah. Sebagai langkah upaya tersebut, dengan masuknya Kota Tangerang Selatan dalam Perpres No.35 tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan (PLTSa) diharapkan dapat menangani permasalahan sampah yang ada di kota Tangerang Selatan secara keseluruhan” terangnya.
Diharapkan kegiatan Market Sounding ini selain untuk menerima masukan dalam penyempurnaan OBC dan menjadi usulan penyusunan FBC juga untuk menjajaki sejauh mana minat investor terhadap pembangunan PLTSa di Kota Tangerang Selatan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangsel, Toto Sudarto, menjelaskan, bahwa tempat pemprosesan akhir sampah berada di TPA Cipeucang yang berlokasi di Cipeucang. Luas lahan TPA keseluruhan yang dimiliki 13.6 Ha, dengan target luas TPA 10-15 Ha. Luas lahan Landfill 1 (dibangun dengan dana APBN 2011) dengan luas 2.5 Ha dan Landfill 2 sebesar 1.7 Ha (dibangun dengan dana APBN 2015). Kedua Landfill tersebut dibangun melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dengan konstruksi Sanitary Landfill. Luas proyek yang diusulkan untuk lokasi PLTSa adalah 4 Ha, dengan rincian 2 Ha untuk fasilitas PLTSa dan 2 Ha untuk fasilitas Landfill. Cakupan proyek yang dikerjasamakan dengan pihak swasta meliputi pembangunan Incinerator Power Plant dengan skema Build Operate Transfer (BOT). Adapun Kapasitas Incinerator sebesar 800 ton/hari dan kapasitas Landfill eksisting 792.000 ton.
Kegiatan Market Sounding ini dilaksanakan dengan format acara yang terdiri dari 2 (dua) sesi utama, yaitu sesi Presentasi Proyek dan sesi Diskusi Proyek. Dalam sesi Presentasi Proyek disampaikan penjelasan mengenai “Skema Pembiayaan dalam Penyediaan Infrastruktur dan Dukungan Pemerintah”, oleh Direktur Kerjasama Pemerintah-Swasta Rancang Bangun Kementerian PPN/Bappenas; Penjelasan tentang “Penjaminan Proyek Infrastruktur”, oleh Direktur Eksekutif Bisnis PT. Penjaminan Infrastruktur (PT. PII); Presentasi Proyek “Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Kota Tangerang Selatan” dan Pemaparan Hasil study “Outline Business Case (OBC) Proyek PLTSa Kota Tangerang Selatan”, oleh Perwakilan dari Korea Environmental Industry & Technology Institute (KEITI) selaku konsultan.
Acara dilanjutkan dengan site visit ke lokasi TPA Cipeucang yang bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi TPA sehingga calon investor dapat memperoleh informasi yang lebih lengkap dalam pengambilan keputusan untuk berpartisipasi dalam proyek ini. (humas-kominfo)