"Tapi kenapa tidak, jika mereka memasarkan lewat online juga untuk pemenuhan kebutuhan hidup," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang H. Sayuti menjabarkan, 2020 mendatang pihaknya akan mengintegrasikan produk UMKM dengan aplikasi e-commerce yang ada.
"Kalau di kampung tematik itu jual putus, jadi manual," terangnya.
"Kalau online nanti ada aplikasi kemudian dibimbing bagaimana cara entry, menginput database produk, dan masuk pasar online. Kita juga membuka jaringan dengan hotel, restoran dan mungkin toko oleh-oleh," tukasnya.