Di Tangsel sendiri ada 691 perusahan ekspor dan impor, potensi ini bisa ditingkatkan untuk kesejahteraan masyarakat Tangsel. Dari 691 ini 70 persennya importir. “Jika mereka sukses akan menjadi multiefek untuk lingkungan sekitarnya,” ungkapnya sambil berharap pelaku usaha ini dapat mengambil peluang dalam merambah ke eksportir.
Airin pun meminta kepada Pelaku usaha Industri Kecil dan Menengah (IKM) diminta secara masif menggunakan fasilitas kemudahan impor tujuan ekspor (KITE). Pasalnya, fasilitas yang diluncurkan pemerintah sejak Januari 2017 itu bertujuan untuk menurunkan biaya produksi dan meningkatkan pendapatan sehingga memacu produktivitas serta daya saing IKM. (humas_kominfo)