info-tangsel

Airin Resmi Dilantik Menjadi Ketua ICSB Provinsi Banten

Sabtu, 16 Maret 2019 | 00:47 WIB

Menteri Koperasi dan UMKM AA Gede Ngurah Puspayoga yang hadir dalam pelantikan ICSB Provinsi Banten ini menjelaskan mengenai program Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE).

“Kemudahan impor tujuan ekspor, kalau ada pengusaha yang memproduksi sesuatu bahan bakunya dari luar negeri, biaya masuknya bebas. Dan tentunya administrasi sangat dipermudah, biayanya pun bebas tidak dikenakan, sehingga cross produknya rendah, produksi meningkat, kualitas meningkat,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, di Boyolali, sudah ada 120 pengrajin yang bahan produksinya berasal dari Bugaria yakni berupa tembaga. Tembaga tersebut dibuat kerajinan seperti lampu dan lainnya. Mereka melakukan eksport ke luar negeri seperti Belanda, Jepang.

“Adanya program KITE ini untungnya bertambah banyak, proses barang masuk bebas, persyaratannya dipermudah, eksportnya bebas, dan diharapkan di Banten harus jalan juga. Kalau untuk UKM lainnya bisa dinas yang membina, Saya minta untuk yang tujuan eksport dibantu. Ibu Airin jika ada hal yang dibutuhkan untuk teman-teman silahkan kontak ke kami,” ucapnya.

Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, yang terpilih dan dilantik sebagai ketua ICSB mengucapkan, terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada dirinya berserta jajaran ICSB Provinsi Banten.

“Ini merupakan amanah sebagai kami semua, yang dipercaya sebagai pengurus ICSB di Banten, menjalankan amanah bagi kita semua sebuah kehormatan, dan tantangan. Sebagai kehormatan apa yang menjadi visi dan misi ICSB merupakan sebuah hal yang sangat baik, karena apa yang dihadapan kita merupakan pekerjaan yang tidak mudah dan membutuhkan strategi, kerja keras, kerja cerdas,tekat yang kuat. Sudah sepatutnya kami semua senantiasa memanjatkan doa, dan diberikan kekuatan,kesehatan, kemudahan agar bisa menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya sehingga memberikan manfaat untuk orang banyak khususnya di Provinsi Banten.” ucapnya.

Dirinya meyakini, usaha mikro kecil dan menengah harus didukung dan dikembangkan. Perannya begitu penting dalam menyerap tenaga kerja. Posisinya sangat strategis dalam perkembangan ekonomi diwilayah, kemampuannya dalam menopang perekonomian nasional, bahkan dalam kondisi krisis membuat UMKM susah seharusnya menjadi focus pemberdayaan dan peluang di dunia perekonomian.

Banyak usaha yang unggul dimulai dari usaha yang kecil. Seharusnya ini menjadi inspirasi untuk semuanya.

Halaman:

Tags

Terkini