“Berkaitan dengan LAJK kami mensuport saja. Jadi, apabila Kadin Tangsel tidak sanggup mengurus Kadin berikan kepada para pemuda untuk mengurusnya, semua akan tuntas" tegasnya.
Menurutnya berkaitan dengan kondisi mati surinya Kadin Tangsel, memang terlihat adanya indikasi-indikasi untuk merusak usaha yang ada di Kota Tangsel, contohnya ada pengusaha yang jauh-jauh dari Aceh tapi usahanya di Tangsel, tapi hasilnya malah menambah beban pemerintahan dan ini sangat disayangkan.
“Kita tidak ingin iklim usaha di Kota Tangsel rusak dan tidak Kondusif, akan melawan kepada oknum-oknum yang akan merusak bisnis yang ada di Tangsel,” tandasnya. (*)