Ciputat, bidiktangsel.com - Kajian UPJ-Indonesia City Metric, yang diterbitkan oleh Universitas Pembangunan Jaya dan kelompok usaha Pembangunan Jaya, memberikan panduan yang baik terutama untuk kebijakan kota Tangsel dan kota-kota lain di Indonesia.
Demikian disampaikan oleh Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga, dalam acara peluncuran buku UPJ-Indonesia City Metric di Universitas Pembangunan Jaya, Kecamatan Ciputat, Senin (08/08).
“UPJ menerbitkan buku atau kajian yang berkaitan dengan pembangunan kota-kota di Indonesia. Menganalisis kelebihan dan kekurangan suatu kota. Ini berita yang baik, sehingga menjadi panduan khusus bagi kota-kota di Indonesia dalam kebijakan masa depan," ucapnya.
Baca Juga: Warga Tugu Cimanggis Terima 250 Sertifikat PTSL
Menurutnya, dalam buku ini disebutkan bahwa Tangsel diakui sebagai kota terbaik dalam bidang pendidikan dan aksesibilitas transportasi.
Karena itu, Pilar berharap agar proyek strategis nasional LRT-MRT dapat dilanjutkan di wilayah Tangsel.
“Buku ini menyebutkan bahwa Tangsel merupakan kota terbaik dalam pendidikan dan aksesibilitas transportasi. Kita menantikan kelanjutan proyek LRT-MRT. Sebagai tuan rumah masuknya LRT ke Banten, kita siap menjadi PJPK (Penanggung Jawab Proyek Kerjasama)," ungkapnya.
Baca Juga: Walikota Serang Tegaskan Kota Serang Harus Bersih dari Narkotika
Oleh karena itu, dia menyampaikan kesiapannya jika Tangsel harus mengalokasikan lahan di wilayah jalan yang dimiliki oleh kota untuk pembangunan LRT-MRT.
“Kita hanya perlu menunggu instruksi dari pemerintah pusat. Selama ada lahan di wilayah jalan kota, kita akan melakukan persiapan. Mengenai biaya, itu merupakan investasi, melibatkan Pemprov DKI dan Pemprov Banten. Tangsel menjadi lokasinya," tutupnya. (***)