info-tangsel

Konsep Tekanan dalam Fisika Berkaitan dengan Pemahaman Al-Qur’an

Jumat, 9 Juni 2023 | 07:57 WIB
Ilustrasi. Al Quran Surat Ali Imran ayat 38. (pixabay/ freebiespic.)

Dalam konteks sains, Al-Qur’an mengembangkan beberapa langkah atau proses sebagai berikut : 

Pertama, Al-Qur’an memerintahkan kepada manusia untuk mengenali secara seluruh seksama alam sekitarnya untuk mengetahui sifat-sifat dan proses-proses alamiah yang terjadi di dalamnya. Sebagaimana yang terdapat dalam ayat Al-Qur’an surat Al-Anbiya ayat 30 : 

“Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?”

Kedua, Al-Qur’an mengajarkan kepada manusia untuk mengadakan pengukuran terhadap gejala-gejala alam. Sebagaimana yang tersirat dalam ayat Al-Qur’an surat Al-Qamar ayat 49 :

 “Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran,” ini mencakup seluruh makhluk dan seluruh alam, baik alam atas maupun alam bawah, hanya Allah yang menciptakannya. Tidak ada pencipta selain Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya dalam menciptakan semuanya.

Ketiga, Al-Qur'an menekankan pentingnya analisis mendalam tentang fenomena alam melalui penalaran kritis dan rasional untuk menarik kesimpulan yang masuk akal. Sebagaimana yang tersirat dalam ayat Al-Qur’an surat Al-Hasyr Ayat 21:

Kalau sekiranya Kami turunkan Al-Quran ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan ketakutannya kepada Allah. Dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berfikir.”

Baca Juga: Al - Quran Harus Bisa Menjadi Pedoman Hidup Bermasyarakat

Tiga langkah yang dikembangkan oleh Al-Qur’an itulah yang sesungguhnya yang dijalankan oleh sains hingga saat ini, yaitu observasi (pengamatan), pengukuran-pengukuran, lalu menarik kesimpulan (hukum-hukum) berdasarkan observasi dan pengukuran itu.

Makna tentang konsep tekanan dan ayat Al-Qur’an yang berkaitan ternyata tersirat dalam surat Al-Insyirah ayat 1-8 yang memiliki arti :

1) Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?, 2) dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu, 3) yang memberatkan punggungmu? 4) Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu, 5) Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, 6) sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. 7) Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain, 8) dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.

Baca Juga: Sinar Mas Land Wakafkan Mushaf Al Quran dan Al Quran Braile

Adapun arti atau makna sekilas tentang Surat ke-94 Al-Insyirah, artinya Melapangkan, lengkap ayat 1-8. Surat ini mengingatkan tentang kesempurnaan pemberian Allah kepada Nabi-Nya -ṣallallāhu ‘alaihi wa sallam- dengan hilangnya kesedihan, kesempitan dan kesusahan dari beliau serta apa yang berkenaan dengan hal itu (Tebriani, 2021).

Setelah mengetahui tentang teori dasar tekanan, kita dapat menyimpulkan bahwa tekanan sangat dipengaruhi oleh luas permukaan ke permukaan hubungan antara keduanya berbanding terbalik.

Pesan yang diasumsikan hidup yang bisa kita tanggung itulah intinya ringan hati. Hati yang terbuka adalah hati di mana tidak ada kejahatan, hati tulus, sabar dan bijaksana dari dalam menghadapi masalah hidup. Semua pemahaman ini dimiliki oleh orang-orang yang beriman.

Halaman:

Tags

Terkini