info-tangsel

ICM Perkuat Perlindungan Siswa, Tambah CCTV Jadi 395 Titik dan Evaluasi Tenaga Pendidik

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:43 WIB
Perlindungan Siswa Jadi Prioritas, ICM Benahi Sistem Pengawasan dan Pengaduan

Tangsel — Sekolah Insan Cendekia Madani (ICM) memperkuat sistem perlindungan siswa melalui penambahan fasilitas pengawasan, evaluasi tenaga pendidik, serta pembenahan mekanisme pengaduan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut evaluasi internal untuk mewujudkan lingkungan pendidikan yang lebih aman.

Dalam pernyataan resmi yang disampaikan pada Senin (12/10/2026), Humas ICM, Rizqi Syihabuddien, mengatakan keselamatan siswa menjadi prioritas dalam proses pembenahan tata kelola dan prosedur perlindungan di lingkungan sekolah.

Baca Juga: Banjir Bandang Terjang Lumin Park Padang, Warga Buka Rumah untuk Pengungsian: “Boleh Manjat ke Lantai 2”

“Evaluasi ini menjadi dasar bagi kami untuk memperbaiki pengawasan dan prosedur perlindungan siswa. Kami ingin memastikan setiap laporan mendapat perhatian dan ditindaklanjuti dengan tepat,” ujar Rizqi.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah menambah jumlah kamera pengawas atau CCTV hingga mencapai total 395 titik. Sekolah juga mempertegas batasan interaksi antara guru dan siswa kepada seluruh warga sekolah sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan anak.

Selain pembenahan pengawasan fisik, ICM menyempurnakan mekanisme penerimaan, penanganan, dan tindak lanjut pengaduan. Sekolah menyatakan berkomitmen menjaga kerahasiaan laporan, melindungi pelapor, serta memastikan setiap pengaduan ditangani secara tepat.

Baca Juga: Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026, Mampukah Taklukkan Mandalika?

Evaluasi Tenaga Pendidik dan Penguatan Edukasi Perlindungan Anak

ICM juga merencanakan pemeriksaan psikologis tambahan bagi tenaga pendidik menggunakan Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI). Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari agenda penguatan sistem perlindungan siswa yang disampaikan pihak sekolah.

Di sisi lain, edukasi mengenai perlindungan anak terus diperkuat melalui program Learning Support Center ICM. Program ini menjadi salah satu upaya sekolah dalam meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya lingkungan belajar yang aman dan mendukung kebutuhan siswa.

Dalam pelaksanaannya, ICM menyatakan terus membangun koordinasi dengan sejumlah instansi sesuai kewenangan masing-masing, termasuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan, Pokja BSAN, BPMP Banten, serta unit terkait di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Baca Juga: Toprak Razgatlioglu Highside di Mandalika, Bahu Kanan Dislokasi! Peluang ke Kualifikasi MotoGP Indonesia Terancam?

Sekolah juga menyatakan terbuka terhadap arahan dan evaluasi dari pihak terkait untuk memperbaiki tata kelola serta prosedur perlindungan siswa secara berkelanjutan.

Halaman:

Tags

Terkini