Baca Juga: BRI Percepat Transformasi BRIvolution Reignite, Perkuat Peran Danantara Dorong Ekonomi Nasional
Mukroni menjelaskan, pada pelaksanaan perdana ini kegiatan Parade dan Pentas Seni Prasiaga diikuti sekitar 976 peserta yang berasal dari sekitar 30 TK Pembina di Kota Tangerang Selatan.
"Hampir seribu anak mengikuti kegiatan ini. Antusiasme mereka sangat tinggi. Ini baru tahap awal dan ke depan akan kita kembangkan agar seluruh TK di Tangsel dapat terlibat," jelasnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan Prasiaga mendapat apresiasi langsung dari Wali Kota Tangsel dan diproyeksikan menjadi salah satu model pembinaan kepramukaan usia dini yang dapat menjadi percontohan bagi daerah lain.
"Pak Wali Kota sangat mengapresiasi kegiatan ini karena menjadi proyek percontohan pembinaan Pramuka usia dini. Ke depan tentu akan melibatkan lebih banyak sekolah dan berbagai pihak," ucap Mukroni.
Untuk kontingen Jambore Nasional XII, Mukroni memastikan Pemerintah Kota Tangsel bersama Kwartir Cabang akan memberikan dukungan penuh kepada para peserta.
"Nanti kami bersama Pak Wali Kota berencana mengunjungi peserta di Cibubur untuk memberikan motivasi dan semangat agar mereka dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik," katanya.
Pemkot Tangsel berharap pembinaan Pramuka tidak lagi dipandang sebagai kegiatan yang bersifat wajib, melainkan menjadi aktivitas yang diminati anak-anak karena mampu menghadirkan pengalaman belajar yang menarik, kreatif, dan sesuai perkembangan zaman.
Dengan dimulainya program Prasiaga serta keberangkatan kontingen ke Jambore Nasional XII, Kota Tangerang Selatan menegaskan komitmennya memperkuat pendidikan karakter melalui Gerakan Pramuka sebagai investasi jangka panjang dalam mencetak generasi muda yang disiplin, mandiri, berjiwa kepemimpinan, dan berwawasan kebangsaan.
(***)