Ciputat – Menjelang dimulainya tahun ajaran baru, kondisi SDN Jombang 6 di Kota Tangerang Selatan menjadi perhatian setelah sejumlah bagian bangunan sekolah dilaporkan mengalami kerusakan yang dinilai berpotensi mengganggu kenyamanan serta keselamatan kegiatan belajar mengajar.
Berdasarkan pantauan BidikTangsel.com di lokasi, Kamis (2/7/2026), bangunan sekolah yang berada di wilayah perbatasan Kelurahan Jombang dan Kelurahan Sarua itu memang masih tampak berdiri kokoh dari luar.
Namun, ketika memasuki area sekolah, terlihat berbagai kerusakan pada fasilitas maupun struktur bangunan.
Cat dinding tampak memudar, sejumlah plafon mengalami kebocoran, beberapa pintu ruang kelas telah terkelupas, sementara beberapa fasilitas penunjang pendidikan juga terlihat rusak. Sekolah yang memiliki sekitar 600 siswa tersebut diperkirakan telah berdiri sekitar 14 tahun sejak dibangun pada 2012.
Salah satu kerusakan yang menjadi perhatian adalah robohnya bagian tembok di lantai dua yang sempat dikhawatirkan membahayakan warga sekolah.
Menurut keterangan penjaga sekolah, insiden tersebut terjadi sekitar dua bulan lalu.
"Runtuhnya tembok terjadi dengan sendirinya karena kondisinya sudah tua. Tidak ada murid yang menggoyang atau menyenggol tembok tersebut. Syukurlah saat kejadian tidak ada korban," ujar penjaga sekolah kepada wartawan.
Ia menyebutkan, kejadian tersebut telah dilaporkan kepada instansi terkait. Namun hingga saat ini proses perbaikan belum dilakukan.
Baca Juga: Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI) Ajak Semua Organisasi Advokat Perkuat Etika Profesi.
Kepala Sekolah: Tembok Dirobohkan untuk Mengantisipasi Bahaya
Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kepala SDN Jombang 6, Syarial, membenarkan adanya kerusakan pada bagian tembok tersebut.
Menurutnya, pihak sekolah telah berkoordinasi dengan bidang sarana prasarana serta instansi terkait agar perbaikan segera dilakukan.
"Ya, kemarin sudah bertemu. Mudah-mudahan sebelum masuk tahun ajaran baru sudah selesai. Sudah kami koordinasikan ke bidang sarana prasarana," katanya.