CIPUTAT – Sekretaris Daerah Kota Tangerang Selatan, Bambang Noertjahjo, mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk terus menjaga integritas, profesionalisme, dan disiplin kerja sebagai landasan utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Pesan tersebut disampaikan Bambang saat memimpin Apel Hari Kesadaran Nasional yang digelar di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan, Rabu (17/6/2026).
Dalam amanatnya, Bambang menegaskan bahwa Hari Kesadaran Nasional bukan sekadar agenda rutin bulanan, melainkan momentum refleksi bagi seluruh ASN untuk memperkuat komitmen pengabdian, meningkatkan tanggung jawab, serta memperkokoh semangat melayani masyarakat.
"Kepercayaan publik kepada pemerintah dibangun dari hal-hal sederhana yang kita lakukan setiap hari, mulai dari kedisiplinan waktu, etika dalam melayani, hingga kemampuan menyelesaikan pekerjaan secara profesional," ujar Bambang.
Menurutnya, terdapat empat dimensi kesadaran yang harus dimiliki setiap ASN dalam menjalankan tugas dan fungsi pemerintahan.
Pertama, kesadaran diri sebagai representasi pemerintah di mata masyarakat.
Kedua, kesadaran terhadap tugas dan fungsi sesuai jabatan yang diemban.
Ketiga, kesadaran bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan bukan hanya kewajiban administratif, tetapi amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada pimpinan, masyarakat, dan Tuhan Yang Maha Esa.
Baca Juga: Pemkot Tangsel Siapkan ASN yang Adaptif dan Kompetitif Hadapi Era AI
Keempat, kesadaran terhadap tujuan bersama dalam mewujudkan Kota Tangerang Selatan yang unggul, inklusif, inovatif, kolaboratif, dan lestari.
Evaluasi Kinerja Semester Pertama 2026
Apel Hari Kesadaran Nasional bulan Juni tahun ini juga bertepatan dengan berakhirnya semester pertama tahun 2026. Karena itu, Bambang meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) melakukan evaluasi menyeluruh terhadap capaian program, realisasi anggaran, serta kualitas pelayanan publik yang telah berjalan selama enam bulan terakhir.
Ia menilai evaluasi tersebut menjadi langkah strategis untuk memastikan percepatan pelaksanaan program pada semester kedua sehingga target pembangunan daerah dan pelayanan kepada masyarakat dapat tercapai secara optimal.