Kepala Diskominfo Kota Tangerang Selatan Tb. Asep Nurdin menjelaskan bahwa workshop tersebut menjadi langkah awal untuk membangun budaya kerja pemerintahan yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
"Pak Wali ingin teknologi digital tidak hanya digunakan untuk pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga membantu pekerjaan internal pemerintahan agar lebih cepat, efektif, dan produktif," kata Asep.
Ia menilai kemampuan memanfaatkan AI kini telah menjadi kebutuhan baru yang harus dimiliki ASN. Dengan dukungan teknologi tersebut, berbagai pekerjaan administratif dapat diselesaikan lebih efisien sehingga ASN memiliki lebih banyak waktu untuk fokus pada analisis kebijakan dan penyelesaian persoalan masyarakat.
Meski demikian, Asep menekankan bahwa AI bukan pengganti kemampuan berpikir manusia. ASN tetap dituntut untuk melakukan verifikasi, analisis, dan validasi terhadap setiap informasi yang dihasilkan oleh teknologi tersebut.
"Teknologi ini adalah alat bantu. Semakin baik data yang dimiliki, semakin baik pula hasil yang diberikan. Yang paling penting, kemampuan berpikir dan analisis ASN tetap menjadi yang utama," ujarnya.
Melalui workshop ini, Pemkot Tangerang Selatan menunjukkan keseriusannya dalam membangun sumber daya aparatur yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi global.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mempercepat transformasi digital pemerintahan menuju pelayanan publik yang lebih modern, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
(***)