Serpong, bidiktangsel.com – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Kota (Muskot) Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Tangerang Selatan yang dijadwalkan pada Sabtu, 25 Oktober 2025, para anggota dan calon pengurus KADIN Tangsel menggelar silaturahmi dan konsolidasi di Resto Saepisan, Serpong.
Acara ini menjadi momentum penting bagi para pelaku usaha untuk mempererat kebersamaan dan menyatukan visi dalam menghadapi masa depan dunia usaha di Tangsel.
Dalam sambutannya, Marhadi, SE., MM., calon Ketua KADIN Tangsel, menegaskan bahwa keikutsertaannya dalam Muskot bukan sekadar untuk meraih jabatan, tetapi menjadi wadah untuk memperkuat peran KADIN sebagai “kapal besar” penggerak ekonomi daerah.
“Alhamdulillah, saya sudah ditetapkan sebagai calon Ketua KADIN Kota Tangerang Selatan periode 2025–2030. Pelaksanaan Muskot akan digelar di Kodiklat TNI di Buaran Serpong pada 25 Oktober mendatang.
Kemenangan ini bukan kemenangan seorang Marhadi, tapi kemenangan bagi seluruh pelaku ekonomi dan pengusaha di Tangsel,” ujar Marhadi di hadapan para peserta silaturahmi.
Ia menambahkan, langkah awal yang akan dilakukan bila dipercaya memimpin KADIN Tangsel adalah penguatan organisasi.
Menurutnya, soliditas internal menjadi fondasi agar KADIN mampu memberikan manfaat nyata bagi anggota dan dunia usaha di Tangsel.
“Langkah pertama saya adalah memperkuat organisasi. Struktur organisasi harus diisi oleh orang-orang yang kompeten, memahami job description, dan profesional di bidangnya. Kalau internal sudah kuat, maka program kerja pun akan berjalan dengan baik,” tegasnya.
Selain fokus pada penguatan internal, Marhadi juga menyoroti pentingnya pendampingan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Ia berkomitmen agar KADIN Tangsel menjadi mitra strategis yang aktif membantu pelaku UMKM, mulai dari pendampingan legalitas, pembentukan badan hukum, hingga akses pendanaan dan pemasaran digital.
“KADIN harus hadir untuk mendampingi UMKM, baik dari sisi legalitas maupun permodalan. Setelah itu, kita bantu mereka memasarkan produk melalui strategi digital marketing dan marketplace yang bisa memanfaatkan aset-aset pemerintah daerah,” kata Marhadi.