Baca Juga: Tasyakuran HUT ke-80 RI di Tangsel Penuh Makna
Rute ini diperkirakan mampu mengakomodasi mobilitas tinggi masyarakat Jabodetabek, termasuk Tangerang Raya sebagai wilayah penyangga utama Jakarta.
Banten–Jakarta: Keterhubungan yang Semakin Erat
Andra menegaskan, interaksi antara warga Banten dan Jakarta begitu intens, terutama di sektor tenaga kerja dan mobilitas harian.
Banyak pekerja asal Banten yang setiap hari beraktivitas di Jakarta, sementara sebagian warga Jakarta kini menetap di Tangerang Raya.
“Perlu diupayakan transportasi massal yang cocok untuk Banten. Dan tentunya kita butuh dukungan Jakarta agar ini bisa terwujud,” tegasnya.
Baca Juga: Tiga Atlet Taekwondo Kota Serang Sabet Medali Emas di Kejuaraan Internasional Malaysia
Jangan Tergesa-Gesa, Perlu Kajian Matang
Meski optimistis, Andra mengingatkan agar proyek ini tidak dijalankan secara terburu-buru. Ia menilai pembangunan transportasi massal lintas provinsi harus dirancang matang dengan dasar kajian yang kuat.
“Ini harus disiapkan jauh-jauh hari, jangan serba dadakan, jangan sekadar cocoklogi. Harus terencana,” tandas Andra.
Dengan rencana ekspansi MRT hingga Banten, masyarakat menaruh harapan besar akan terwujudnya sistem transportasi modern yang efisien dan ramah lingkungan.
Selain itu, proyek ini diyakini akan memperkuat posisi Banten sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang sejajar dengan Jakarta dan sekitarnya.
(***)