info-tangsel

Menuju KLA Utama 2025, Tangsel Perkuat Layanan Perlindungan Anak dan Inovasi Ramah Anak

Rabu, 28 Mei 2025 | 09:46 WIB
Dari Taman Ramah Anak hingga Sekolah Inklusif, Pilar Optimis Tangsel Kembali Raih Predikat Kota Layak Anak

Ciputat, bidiktangsel.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan Kota Layak Anak (KLA) dengan memperkuat berbagai kebijakan, layanan, dan sinergi lintas sektor. 

Targetnya tidak tanggung-tanggung: meraih predikat KLA Utama pada tahun 2025 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA).

Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menyampaikan hal ini dalam kegiatan verifikasi lapangan evaluasi KLA oleh KemenPPPA yang digelar di Aula Blandongan, Pusat Pemerintahan Tangsel, Jumat lalu (23/5/2025).

Baca Juga: Jalan Usaha Tani (JUT) Dipercepat di Lebak, Dorong Konektivitas Sentra Pangan dan Efisiensi Usaha Tani

"Kami meyakini bahwa pada tahun 2023 dan 2024, Tangsel sudah menjadi tempat yang nyaman dan aman bagi anak-anak, termasuk anak disabilitas. Semoga tahun ini kita bisa meraih predikat KLA Utama," ujar Pilar optimis.

Komitmen Regulatif: Dari Perda hingga Gugus Tugas

Langkah nyata Pemkot Tangsel dalam mewujudkan Kota Layak Anak ditopang regulasi kuat. Di antaranya Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Kota Layak Anak, serta keputusan Wali Kota yang menetapkan pembentukan gugus tugas KLA yang aktif berperan dalam lintas sektor pembangunan berbasis hak anak.

5 Klaster Penilaian: Tangsel Unggul di Semua Lini

Evaluasi KLA mengacu pada lima klaster utama, dan Tangsel menunjukkan kinerja positif di seluruh indikator tersebut:

Baca Juga: Fokus Strategi Kerja dan Tata Kelola Aset, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas ASN Melalui Pelatihan Manajemen Strategis

1. Hak Sipil dan Kebebasan

Sebanyak 98,66% anak di Tangsel telah terdata dalam sistem administrasi kependudukan. Pelayanan Adminduk anak kini mudah dijangkau melalui pusat perbelanjaan, Mal Pelayanan Publik (MPP), dan sejumlah kampus. Forum Anak juga diberdayakan untuk ikut dalam proses perencanaan pembangunan daerah.

2. Lingkungan Keluarga dan Pengasuhan Alternatif

Tangsel mengembangkan taman dan fasilitas publik ramah anak, Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga), serta melibatkan Bunda PAUD dalam pengasuhan yang responsif gender dan hak anak. Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) juga mendapat ruang berkarya hingga berhasil mencatatkan rekor MURI dan dunia di bidang seni.

Halaman:

Tags

Terkini