Baca Juga: Peningkatan PDRB Berpotensi Tingkatkan Pendapatan Per Kapita Masyarakat Banten
Selain menjaga kestabilan harga, Pemkot Tangerang Selatan juga berkolaborasi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam pengujian keamanan pangan.
Sebanyak 20 sampel bahan makanan dari Pasar Ceger diuji, termasuk tahu, ikan, kerupuk, daging olahan, dan kue.
Hasilnya menunjukkan bahwa seluruh sampel bebas dari bahan kimia berbahaya.
Baca Juga: Sekolah Gratis, Pemprov Banten Fokus Tingkatkan SDM Hadapi Bonus Demografi 2030
Fluktuasi Harga dan Temuan Distributor Nakal
Kepala Disperindag Tangsel, Abdul Azis, menyampaikan bahwa beberapa komoditas mengalami fluktuasi harga.
Salah satu yang paling mencolok adalah cabai rawit, yang sempat menyentuh Rp170 ribu per kilogram namun kini turun ke kisaran Rp90 ribu hingga Rp130 ribu.
"Harga cabai rawit sudah mulai turun dibandingkan awal Ramadan. Di Pasar Bintaro, bahkan ada yang menjual dengan harga Rp90 ribu per kilogram," jelas Azis.
Baca Juga: Jelang Indonesia vs Australia: Kluivert Fokus Umpan dan Penguasaan Bola
Selain cabai, harga daging ayam mengalami sedikit kenaikan, tetapi masih dalam batas wajar.
Sementara itu, minyak goreng masih tersedia dalam jumlah cukup dengan harga yang sesuai ketentuan.
Azis juga mengungkapkan adanya temuan distributor minyak goreng yang menjual kemasan di bawah standar.
"Kami menemukan distributor dari Depok, PT Eka Global Asia, yang menjual minyak goreng dalam kemasan di bawah 1 liter. Kami sudah mengimbau pengelola pasar untuk tidak menjual produk dari distributor ini," tegasnya.